Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,0 mengguncang wilayah Bayah, Banten pada Jumat, 15 Mei 2026 pukul 09.03 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan pusat getaran berada di laut pada kedalaman dangkal dan tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.
Hasil analisis menunjukkan pusat gempa berada pada koordinat 7,24 Lintang Selatan dan 106,16 Bujur Timur, tepatnya di Samudra Hindia. Lokasi tersebut berjarak sekitar 35 kilometer arah barat daya dari Bayah dengan kedalaman sumber gempa mencapai 29 kilometer.
Badan otoritas tersebut mengonfirmasi rincian parameter teknis melalui saluran komunikasi digital segera setelah pemantauan sensor dilakukan.
"Gempa Mag:4.0, 15-May-2026 09:03:37WIB, Lok:7.24LS, 106.16BT," lapor Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG).
Meskipun terdapat perbedaan data titik koordinat dari sumber lain yang mencatat lokasi pada 7,39 Lintang Selatan dan 106,21 Bujur Timur, sifat gempa dipastikan tetap pada kategori dangkal. Laporan rri.co.id menyebutkan kedalaman gempa berada di kisaran 20 kilometer.
Dalam keterangan resminya yang dilansir Okezone, BMKG kembali merinci data spesifik mengenai jarak dan posisi pusat getaran kepada publik.
"Gempa Mag:4.0, 15-May-2026 09:03:37 WIB, Lok:7.24LS, 106.16BT (35 km BaratDaya BAYAH-BANTEN), Kedlmn:29 Km," ungkap BMKG.
Hingga saat ini, belum ditemukan adanya laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan tersebut. Pemerintah menekankan bahwa penyebaran informasi awal ini dilakukan dengan mengutamakan kecepatan data kepada masyarakat luas.
Insiden ini menambah catatan aktivitas seismik di Banten setelah sebelumnya gempa bermagnitudo 4,3 melanda Labuan, Pandeglang pada Kamis, 7 Mei 2026. Laporan iNews.id menyebutkan gempa sepekan lalu tersebut memiliki kedalaman lebih rendah yakni 81 kilometer.
Keterangan resmi mengenai kejadian di Labuan pekan lalu juga sempat dirangkum oleh pihak berwenang melalui data teknis yang dilansir rctiplus.com.
"Gempa Mag:4.3, 07-May-2026 10:48:24WIB, Lok:6.19LS, 105.45BT (46 km BaratLaut LABUAN-BANTEN), Kedlmn:81 Km," tulis BMKG.
Warga yang bermukim di sepanjang pesisir Banten diminta untuk tetap tenang dan tidak mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas. BMKG menyarankan masyarakat agar terus mengikuti perkembangan situasi melalui kanal komunikasi resmi milik pemerintah.