Harga BBM Pertamina 26 Mei 2026 Dipastikan Stabil Jelang Idul Adha

Harga BBM Pertamina 26 Mei 2026 Dipastikan Stabil Jelang Idul Adha

PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk mempertahankan stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh wilayah Indonesia menjelang Hari Raya Idul Adha. Langkah ini diambil di tengah situasi ketidakpastian harga minyak mentah dunia akibat konflik geopolitik global.

Penyesuaian harga terakhir kali dilakukan oleh pihak perusahaan pada 4 Mei 2026. Seperti dilansir dari Suara, nominal jual komoditas energi tersebut belum mengalami perubahan sama sekali hingga akhir Mei 2026.

Kebijakan tarif untuk BBM jenis subsidi ditetapkan seragam secara nasional. Sementara itu, nominal jual untuk jenis BBM nonsubsidi memiliki besaran yang bervariasi karena disesuaikan dengan regulasi masing-masing provinsi.

Berikut adalah nominal jual BBM nonsubsidi dan subsidi yang berlaku di beberapa wilayah Pulau Sumatera:

Provinsi Aceh:

  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Pertamax: Rp 12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp 20.350/liter
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800/liter
  • Dexlite: Rp 26.600/liter
  • Pertamina Dex: Rp 28.500/liter
  • Pertamax Pertashop: Rp 12.500/liter

Free Trade Zone (FTZ) Sabang:

  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Pertamax: Rp 11.550/liter
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800/liter
  • Dexlite: Rp 24.400/liter
  • Pertamax Pertashop: Rp 11.450/liter

Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka-Belitung, dan Lampung memiliki kesamaan harga dengan wilayah Sumatera Barat, Riau, serta Kepulauan Riau sebagai berikut:

  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Pertamax: Rp 12.900/liter
  • Pertamax Turbo: Rp 20.750/liter
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800/liter
  • Dexlite: Rp 27.150/liter
  • Pertamina Dex: Rp 29.100/liter
  • Pertamax Pertashop: Rp 12.800/liter

Daftar Harga BBM Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

Wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) menerapkan tarif seragam:

  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Pertamax: Rp 12.300/liter
  • Pertamax Turbo: Rp 19.900/liter
  • Pertamax Green 95: Rp 12.900/liter (Khusus Jawa dan Bali)
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800/liter
  • Dexlite: Rp 26.000/liter
  • Pertamina Dex: Rp 27.900/liter
  • Pertamax Pertashop: Rp 12.200/liter

Nusa Tenggara Timur (NTT):

  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Pertamax: Rp 12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp 20.350/liter
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800/liter
  • Dexlite: Rp 26.600/liter
  • Pertamina Dex: Rp 28.500/liter
  • Biosolar Non-subsidi: Rp 26.500/liter
  • Pertamax Pertashop: Rp 12.500/liter

Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua

Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan seluruh area Pulau Sulawesi menerapkan besaran tarif yang sama:

  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Pertamax: Rp 12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp 20.350/liter
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800/liter
  • Dexlite: Rp 26.600/liter
  • Pertamina Dex: Rp 28.500/liter
  • Pertamax Pertashop: Rp 12.500/liter

Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara:

  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Pertamax: Rp 12.900/liter
  • Pertamax Turbo: Rp 20.750/liter
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800/liter
  • Dexlite: Rp 27.150/liter
  • Pertamina Dex: Rp 29.100/liter
  • Pertamax Pertashop: Rp 12.800/liter

Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua Barat Daya:

  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Pertamax: Rp 12.600/liter
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800/liter
  • Dexlite: Rp 26.600/liter
  • Pertamina Dex: Rp 28.500/liter (Kecuali Maluku dan Maluku Utara)
  • Pertamax Pertashop: Rp 12.500/liter

Artikel terkait

Rekomendasi