Pasar mata uang kripto mengalami penurunan serempak dalam periode perdagangan 24 jam terakhir. Tren koreksi ini dipimpin oleh token utama seperti Bitcoin (BTC), deretan altcoin papan atas, hingga kategori memecoin.
Berdasarkan data perdagangan Coinmarketcap yang dikutip dari Detik Finance, harga Bitcoin merosot ke level US$ 62.004,07 atau setara Rp 1,11 miliar dengan acuan kurs Rp 18.044. Akumulasi penurunan melemahkan Bitcoin sebesar 15,51% dalam sepekan terakhir serta anjlok hingga 23,75% selama sebulan ke belakang.
Kondisi ini turut menyusutkan kapitalisasi pasar Bitcoin sebesar 2,26% menuju angka US$ 1,24 triliun atau berkisar Rp 22.373 triliun. Sementara itu, volume perdagangan aset digital ini berada di posisi US$ 54,14 miliar setelah terkoreksi 5,94% dalam 24 jam terakhir.
Sektor altcoin utama juga tidak luput dari tren pelemahan, di mana Ether (ETH) terkoreksi 6,77% dalam satu hari terakhir ke harga US$ 1.657,68 atau sekitar Rp 29,90 juta. Secara akumulatif, nilai Ether menyusut 17,08% dalam sepekan dan turun 29,93% sepanjang bulan ini.
Penurunan nilai juga terjadi pada token BNB yang melemah sebesar 2,52% menuju harga US$ 586,99. Pada saat yang sama, token Solana (SOL) ikut turun 5,89% ke level harga US$ 65,62 dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Koreksi harga melanda pula memecoin populer Dogecoin (DOGE) yang mengalami penurunan sebesar 5,52% ke posisi harga US$ 0,08446. Dalam catatan perdagangan sepekan terakhir, aset digital DOGE ini sudah melemah 14,85% dan jatuh hingga 27,1% dalam periode satu bulan.