Harga Diesel Tembus Rp30 Ribu Pengguna Mobil Mewah Keluhkan Biaya

Harga Diesel Tembus Rp30 Ribu Pengguna Mobil Mewah Keluhkan Biaya

Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis diesel nonsubsidi yang menyentuh angka Rp30 ribu per liter mulai membebani pemilik kendaraan pribadi di Jakarta hingga memicu peralihan ke moda transportasi umum pada Rabu (6/5).

Kenaikan signifikan pada harga Pertamina Dex dan Dexlite memaksa para pengguna merogoh kocek lebih dalam untuk biaya operasional harian, sebagaimana dilaporkan oleh CNN Indonesia.

May, seorang warga Jakarta yang mengandalkan Mitsubishi Pajero Sport untuk aktivitas rutin, mengungkapkan bahwa biaya pengisian penuh tangki kendaraannya kini membengkak hingga tiga kali lipat dari biasanya.

"Luar biasa mahalnya, naiknya sampai dua kali lipat. Dulu Rp500 ribu tuh udah full tank, sekarang full tank harus Rp1,5 juta," kata May.

Meski pengeluaran bahan bakarnya melonjak lebih dari 100 persen, ia menyatakan keengganannya untuk berpindah ke jenis BBM subsidi atau menjual kendaraannya karena alasan teknis mesin.

"Takutnya mesinnya rusak kalau ke biosolar atau Pertalite, takutnya enggak cocok. Mau ganti mobil apaan? Sayang itu mobilnya mau diapain? Ya udah pasrah aja," katanya.

Dampak serupa dirasakan oleh Ari, seorang pekerja di kawasan Mega Kuningan yang menggunakan Toyota Innova diesel untuk rute perjalanan Bintaro-Jakarta Selatan sebanyak lima kali dalam seminggu.

"Bikin emosi dong. Naiknya enggak kira-kira sekarang naik hampir 100 persen. Tapi enggak mau juga sih pakai solar, kasihan mobilnya," kata Ari.

Tekanan ekonomi ini akhirnya mengubah kebiasaan mobilitas keluarganya, di mana Ari kini lebih memprioritaskan penggunaan bus TransJakarta saat akhir pekan guna menekan biaya rutin bulanan.

"Jadi males pakai mobil yang diesel. Weekend sebisa mungkin enggak pakai mobil tersebut. I choose to ride bus nowadays," katanya.

Kekhawatiran mengenai stabilitas ekonomi nasional juga disampaikan oleh Ari yang berharap pemerintah segera mengamankan pasokan energi dan lapangan kerja di tengah tekanan geopolitik dunia.

"Jangan sampai hal ini membuat banyak masyarakat justru kehilangan pekerjaan," ujar Ari.

Berdasarkan data terkini, harga Pertamina Dex telah dipatok pada angka Rp27.900 per liter, sementara penyedia jasa SPBU swasta seperti Vivo dan BP-AKR menjual produk diesel mereka seharga Rp30.890 per liter.

Artikel terkait

Rekomendasi