Harga emas batangan bersertifikat di situs resmi Logam Mulia PT Aneka Tambang mengalami kenaikan, dikutip dari Personalfinance. Nilai pecahan satu gram komoditas ini meningkat sebesar Rp 11.000 dari posisi sebelumnya.
Emas batangan Antam yang semula dihargai Rp 2.239.000 per gram kini terhitung menjadi Rp 2.250.000 per gram pada 6 Oktober 2025. Perubahan ini memengaruhi nominal transaksi pembelian langsung di gerai.
Grafik kenaikan serupa terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback oleh pihak Logam Mulia. Nilai buyback bergerak naik Rp 11.000 per gram menjadi Rp 2.098.000 per gram dari harga kemarin.
Pihak Antam memberlakukan dua jenis nominal reguler, yaitu harga jual reguler dan harga buyback. Gap atau selisih antara harga beli konsumen dan harga jual kembali saat ini menyentuh Rp 152.000 per gram.
Skema transaksi menuntut kecermatan karena perbedaan waktu eksekusi memengaruhi perolehan dana. Konsumen yang membeli emas di pagi hari senilai Rp 2.250.000 per gram akan menerima Rp 2.098.000 per gram jika menjualnya kembali di hari yang sama.
Karakteristik emas lantakan lebih ideal ditempatkan sebagai instrumen investasi jangka panjang. Investor perlu menunggu pergerakan harga naik signifikan guna melampaui selisih margin buyback agar bisa mencetak keuntungan bersih.
Kalkulasi Keuntungan dan Kerugian Historis
Sebagai perbandingan performa, masyarakat yang mengamankan emas pada setahun lalu tepatnya 6 Oktober 2024 berpeluang mendulang profit sebesar 41,57% jika melakukan pencairan modal sekarang.
Langkah tersebut bisa terjadi karena harga beli di masa lalu berada di angka Rp 1.420.000 per gram, sedangkan proses divestasi saat ini menggunakan acuan buyback terbaru yang bernilai tinggi.
Berdasarkan data historis, terdapat fluktuasi kalkulasi imbal hasil bagi para penanam modal dalam beberapa periode sejenis.
| Tanggal Pembelian | Harga Beli per Gram | Estimasi Imbal Hasil (%) |
|---|---|---|
| Rp 1.894.000 | -6.28% (rugi) | Rp 1.934.000 |
| -8.22% (rugi) | Rp 1.930.000 | -8.03% (rugi) |
| Rp 1.707.000 | 3.98% (untung) | Rp 1.539.000 |
| 15.33% (untung) | Rp 1.420.000 | 25.00% (untung) |
| Rp 1.325.000 | 33.96% (untung) | Rp 1.136.000 |
| 56.25% (untung) | Rp 1.110.000 | 59.91% (untung) |