Harga emas batangan bersertifikat di laman resmi Logam Mulia PT Aneka Tambang mengalami kenaikan sebesar Rp 34.000 per gram pada 7 Oktober 2025. Dikutip dari Personalfinance, nilai komoditas ini meningkat dari yang sebelumnya Rp 2.250.000 per gram menjadi Rp 2.284.000 per gram.
Kenaikan dengan nominal yang sama, yaitu Rp 34.000 per gram, juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback oleh Logam Mulia. Harga buyback yang sebelumnya berada di angka Rp 2.098.000 per gram kini tumbuh menjadi Rp 2.132.000 per gram.
Perkembangan ini membuat selisih atau spread antara harga jual dan harga beli kembali dari Antam berada di angka Rp 152.000 per gram. Manajemen Antam sendiri secara rutin memberlakukan dua jenis harga untuk produknya, yakni harga emas batangan saat membeli dan harga buyback saat melepasnya kembali.
Masyarakat yang bertransaksi langsung di gerai Logam Mulia akan dikenakan tarif Rp 2.284.000 per gram pada waktu pembelian. Namun, jika pemilik emas harus mencairkan asetnya dalam waktu singkat pada hari yang sama, Logam Mulia akan menghargai kepemilikan tersebut sebesar Rp 2.132.000 per gram.
Aset berupa emas batangan dinilai lebih optimal untuk instrumen investasi dalam jangka panjang. Investor umumnya mengandalkan kenaikan harga yang signifikan di masa depan untuk melampaui selisih spread sekaligus mendapatkan keuntungan bersih.
Sebagai gambaran empiris, pelaku pasar yang melakukan pembelian emas pada 6 Oktober 2024 berpotensi membukukan keuntungan sebesar 41,57% jika melakukan likuidasi saat ini. Pada kurun waktu tersebut, harga beli tercatat sebesar Rp 1.420.000 per gram, dan kini dapat dilepas menggunakan harga buyback terbaru.
Berikut adalah rincian kalkulasi performa investasi emas batangan berdasarkan waktu pembelian yang berbeda:
| Waktu Pembelian | Harga Beli per Gram | Estimasi Performa |
|---|---|---|
| 30 September 2025 | Rp 2.234.000 | -4.57% (rugi) |
| 07 September 2025 | Rp 2.060.000 | 3.50% (untung) |
| 07 Juli 2025 | Rp 1.901.000 | 12.15% (untung) |
| 07 April 2025 | Rp 1.758.000 | 21.27% (untung) |
| 07 Januari 2025 | Rp 1.535.000 | 38.89% (untung) |
| 07 Oktober 2024 | Rp 1.478.000 | 44.25% (untung) |
| 07 Juli 2024 | Rp 1.395.000 | 52.83% (untung) |
| 07 April 2024 | Rp 1.299.000 | 64.13% (untung) |
| 07 Januari 2024 | Rp 1.128.000 | 89.01% (untung) |
Data dari simulasi di atas menegaskan bahwa durasi penyimpanan aset memegang peranan penting terhadap tingkat keuntungan yang dihasilkan oleh investor emas. Berdasarkan catatan transaksi setahun lalu pada 7 Oktober 2024, penjualan dengan harga buyback saat ini menghasilkan margin laba sebesar 44,25%.