Nilai komoditas emas batangan di dalam negeri mencatatkan penurunan yang signifikan pada perdagangan hari ini.
Dikutip dari Money, harga emas Antam di Logam Mulia susut Rp 24.000 per gram, sehingga harganya kini berada di angka Rp 2.765.000 per gram dari yang sebelumnya Rp 2.789.000 per gram.
Kondisi ini sejalan dengan pelemahan yang terjadi pada produk emas batangan lainnya di Pegadaian, seperti Galeri 24 dan UBS.
Kebijakan buyback atau harga pembelian kembali emas Antam juga terkoreksi sebesar Rp 25.000 per gram. Angka tersebut membuat nilai buyback berada di level Rp 2.569.000 per gram dari posisi sebelumnya sebesar Rp 2.594.000 per gram.
Sementara itu, penurunan harga emas Galeri 24 di Pegadaian mencapai Rp 26.000 per gram, sehingga nilainya menjadi Rp 2.756.000 per gram.
Emas Antam yang dipasarkan melalui Pegadaian juga mengalami koreksi Rp 25.000 per gram menjadi Rp 2.862.000 per gram. Penurunan terdalam dialami oleh emas UBS yang anjlok hingga Rp 48.000 per gram menjadi Rp 2.797.000 per gram.
Di pasar global, harga emas dunia juga tertekan lebih dari 1 persen pada penutupan perdagangan Rabu pagi WIB.
Penguatan mata uang dollar AS serta tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat menjadi pemicu utama amblesnya harga emas global di tengah kekhawatiran inflasi.
Merujuk data Reuters, harga emas di pasar spot melorot 1,4 persen ke angka 4.503,98 dollar AS per ons, bahkan sempat menyentuh titik terendah sejak 30 Maret 2026. Untuk harga emas berjangka AS kontrak Juni, terjadi penurunan 1 persen ke posisi 4.511,20 dollar AS per ons.
Analis Marex, Edward Meir, menilai bahwa peningkatan suku bunga riil di skala global menjadi faktor utama yang membebani pergerakan harga emas.
"Kami melihat kenaikan suku bunga riil di banyak negara di dunia, dan hal itu benar-benar membebani harga emas. Dollar AS juga lebih kuat, dan itu menjadi sentimen negatif," ujar Meir.
Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun yang mendekati level tertinggi dalam setahun terakhir membuat biaya peluang memegang emas menjadi lebih tinggi.
Selain itu, indeks dollar AS yang menguat dipicu oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan kebijakan agresif demi meredam inflasi dari sektor energi.
Situasi makroekonomi ini mempersempit ruang penurunan suku bunga di sepanjang tahun 2026, sehingga emas sebagai aset tanpa imbal hasil bunga menjadi kurang menarik bagi investor.
Kepala Strategi Komoditas Saxo Bank, Ole Hansen, memberikan pandangannya mengenai prospek jangka pendek pergerakan emas di pasar global.
"Meskipun alasan investasi struktural untuk emas sebagian besar masih tetap kuat, perkembangan makroekonomi jangka pendek telah menciptakan kondisi yang lebih menantang bagi harga emas," tulis Hansen.
Hansen memprediksi bahwa permintaan dari bank sentral dapat kembali mengerek harga emas setelah tekanan harga energi mulai mereda. Saat ini, pelaku pasar global tengah menantikan rilis risalah rapat kebijakan terbaru dari bank sentral AS.
Berikut adalah perincian nilai jual emas batangan berdasarkan data resmi dari Logam Mulia dan Pegadaian.
| Ukuran (Gram) | Antam Logam Mulia (Rp) | Antam Pegadaian (Rp) | Galeri 24 (Rp) | UBS Pegadaian (Rp) |
|---|---|---|---|---|
| 0,5 | 1.432.500 | 1.484.000 | 1.446.000 | 1.512.000 |
| 1 | 2.765.000 | 2.862.000 | 2.756.000 | 2.797.000 |
| 2 | 5.470.000 | 5.662.000 | 5.444.000 | 5.551.000 |
| 3 | 8.180.000 | 8.467.000 | Detail tidak tersedia | Detail tidak tersedia |
| 5 | 13.600.000 | 14.076.000 | 13.511.000 | 13.716.000 |
| 10 | 27.145.000 | 28.096.000 | 26.951.000 | 27.288.000 |
| 25 | 67.737.000 | 70.108.000 | 67.015.000 | 68.086.000 |
| 50 | 135.395.000 | 140.134.000 | 133.923.000 | 135.892.000 |
| 100 | 270.712.000 | 280.187.000 | 267.714.000 | 271.678.000 |
| 250 | 676.515.000 | Detail tidak tersedia | 667.640.000 | 678.993.000 |
| 500 | 1.352.820.000 | Detail tidak tersedia | 1.335.279.000 | 1.356.392.000 |
| 1000 | 2.705.600.000 | Detail tidak tersedia | 2.670.557.000 | Detail tidak tersedia |