Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) mengalami lonjakan. Dilansir dari Investasi, nominal harga komoditas ini meningkat sebesar Rp 11.000 per gram pada Jumat (5/6).
Nilai tersebut bergerak naik dari angka sebelumnya yang berada di posisi Rp 2.759.000 per gram. Saat ini, harga emas batangan tersebut telah menyentuh angka Rp 2.770.000 per gram.
Pergerakan positif juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback oleh Logam Mulia. Nilai buyback tercatat naik sebesar Rp 12.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp 2.571.000 per gram menjadi Rp 2.583.000 per gram.
Investor perlu memperhatikan perhitungan potensi keuntungan dan kerugian jika berencana melepas kepemilikan emas pada tanggal tersebut. Selisih harga jual dan harga beli kembali menjadi acuan utama dalam kalkulasi investasi.
| Tanggal Pembelian | Harga Emas per Gram | Harga Buyback per Gram (5/6) | Potensi Laba/Rugi |
|---|---|---|---|
| 29 Mei 2026 | Rp 2.774.000 | Rp 2.583.000 | -6.89% (rugi) |
| 05 Mei 2026 | Rp 2.760.000 | Rp 2.583.000 | -6.41% (rugi) |
| 05 Maret 2026 | Rp 3.049.000 | Rp 2.583.000 | -15.28% (rugi) |
| 05 Desember 2025 | Rp 2.407.000 | Rp 2.583.000 | 7.31% (untung) |
| 05 September 2025 | Rp 2.042.000 | Rp 2.583.000 | 26.49% (untung) |
| 05 Juni 2025 | Rp 1.938.000 | Rp 2.583.000 | 33.28% (untung) |
| 05 Maret 2025 | Rp 1.709.000 | Rp 2.583.000 | 51.14% (untung) |
| 05 Desember 2024 | Rp 1.522.000 | Rp 2.583.000 | 69.71% (untung) |
| 05 September 2024 | Rp 1.409.000 | Rp 2.583.000 | 83.32% (untung) |
Jarak antara harga penjualan dan pembelian kembali saat ini berada di angka Rp 187.000 per gram. Margin yang cukup tebal ini membuat instrumen emas batangan lebih disarankan untuk penempatan dana jangka panjang.
Melalui investasi jangka panjang, nilai komoditas ini diharapkan dapat tumbuh lebih tinggi. Kenaikan tersebut nantinya dapat melewati selisih dari spread awal sekaligus memberikan keuntungan bersih bagi pemiliknya.
Mekanisme Harga Jual dan Buyback Logam Mulia
Pihak Antam memberlakukan dua kategori nilai untuk produk mereka, yakni harga penjualan retail dan harga beli kembali. Nilai retail berlaku bagi konsumen yang mendatangi gerai untuk membeli produk batangan.
Sebaliknya, nilai buyback menjadi standar patokan ketika konsumen ingin menjual kembali produk mereka ke gerai resmi. Dua mekanisme ini berjalan secara terpisah mengikuti waktu transaksi dilakukan.
Sebagai contoh, transaksi pembelian pada pagi hari di gerai Antam akan mengikuti acuan harga Rp 2.770.000 per gram. Namun, jika produk tersebut dijual kembali pada hari yang sama karena kebutuhan mendesak, harga yang diterima adalah Rp 2.583.000 per gram.
Pemahaman mengenai dua jenis nilai ini menjadi hal mendasar bagi setiap pelaku investasi emas batangan. Ketelitian dalam memantau fluktuasi nilai sangat mempengaruhi akurasi estimasi laba maupun rugi modal.