Harga emas global mengalami pelemahan ke level USD 4.689,29 per troy ons pada Senin (11/5/2026) pagi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak proposal damai terbaru dari Iran. Penolakan tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap lonjakan inflasi dan ketidakpastian jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Kondisi ini menandai pembalikan arah setelah emas sempat ditutup menguat 0,62 persen di posisi USD 4.714,42 pada Jumat (8/5/2026) yang merupakan level tertinggi sejak April lalu. Dilansir dari Bloomberg, penguatan mingguan emas sebesar 2,18 persen kini tertekan oleh penguatan dolar AS dan ekspektasi suku bunga tinggi.
Presiden Donald Trump memberikan pernyataan tegas mengenai respons Iran terhadap usulan penghentian konflik yang telah berlangsung selama sepuluh minggu tersebut.
"totally unacceptable." ujar Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Penegasan tersebut berdampak langsung pada sentimen investor yang kini bersiap menghadapi rilis data inflasi konsumen AS pada Selasa mendatang. Berdasarkan data Bloomberg, penurunan harga tidak hanya terjadi pada emas, tetapi juga merambat ke perak yang turun 0,8 persen menjadi USD 79,67.
Analisis dari CNBC Indonesia menunjukkan harga emas diprediksi bergerak di antara titik support USD 4.493 dan resistance USD 4.894 sepanjang pekan ini. Meskipun saat ini tertekan, emas sebelumnya sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada level USD 5.418,54 per ons pada 28 Januari 2026.
Ketegangan geopolitik kian memanas setelah laporan serangan drone di Teluk Persia yang membakar kapal kargo pada hari Minggu. Bisnis.com melaporkan bahwa gejolak ini justru menekan prospek logam mulia karena pelaku pasar lebih khawatir terhadap risiko inflasi baru akibat perang yang berkepanjangan.
Pasar kini memantau pertemuan antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump sebagai katalis utama selanjutnya. Di sisi lain, pelemahan indeks dolar ke posisi 97,9 diharapkan dapat menjadi penahan kejatuhan harga emas lebih dalam karena pembelian aset ini dikonversi dalam mata uang dolar AS.