Ketegangan AS-Iran Dongkrak Harga Minyak WTI Lampaui USD 103 per Barel

Ketegangan AS-Iran Dongkrak Harga Minyak WTI Lampaui USD 103 per Barel

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melonjak melampaui USD 103 per barel pada penutupan perdagangan Selasa (19/5/2026) akibat peningkatan ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat, seperti dilansir dari Suara.

Lonjakan harga komoditas tersebut mencatatkan keuntungan harian sebesar 1,30 persen sekaligus membalikkan tren penurunan awal sesi yang sempat menyentuh angka USD 101 per barel.

Fluktuasi agresif ini dipicu oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait kelanjutan operasi militer di kawasan Timur Tengah.

"belum akan meninggalkan Iran" kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Pemimpin negara sekutu Teluk Persia sebelumnya meminta penundaan serangan, sehingga Trump memberikan tenggat waktu keputusan baru dalam dua hingga tiga hari mendatang.

"mungkin harus memberikan pukulan lain kepada Iran." tambah Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut segera memicu respons dari pihak pemerintah Iran yang menyatakan kesiapan penuh angkatan bersenjata mereka dalam menghadapi segala bentuk agresi asing.

Merespons hal tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri Iran menegaskan bahwa negaranya siap menghadapi agresi militer apa pun dan siap untuk menang atau menjadi martir.

Konflik ini berimbas langsung pada operasional Selat Hormuz yang secara fungsional masih ditutup, sehingga menekan volume lalu lintas kapal tanker menjadi di bawah 10 kapal per hari.

Situasi geopolitik semakin rumit setelah aliansi militer NATO mengindikasikan rencana pengerahan pasukan jika jalur pelayaran strategis tersebut tidak dibuka kembali pada Juli mendatang.

Selain faktor keamanan, penguatan harga minyak didorong oleh laporan American Petroleum Institute (API) yang mencatat penyusutan stok minyak mentah sebesar 9,1 juta barel.

Penurunan inventaris yang melebihi proyeksi pasar sebesar 3,4 juta barel ini memperkuat peringatan Badan Energi Internasional (IEA) mengenai penipisan cepat cadangan global.

Secara teknis, pergerakan nilai pasar WTI saat ini bertahan stabil pada kisaran level USD 103,35 hingga USD 103,42 per barel.

Perkembangan pasar selanjutnya akan sangat bergantung pada rilis data persediaan resmi Energy Information Administration (EIA) serta realisasi tenggat waktu taktis dari Gedung Putih.

Artikel terkait

Rekomendasi