Lonjakan harga pangan nasional di pasar tradisional semakin menekan daya beli masyarakat saat memasuki pekan kedua Mei 2026. Kenaikan signifikan terjadi pada komoditas utama dapur seperti kelompok cabai dan bawang merah.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia per Senin, 11 Mei 2026, yang dilansir dari Suara, harga cabai rawit merah kini menyentuh level Rp65.350 per kilogram. Komoditas ini mengalami kenaikan sebesar 2,91 persen dalam kurun waktu satu malam.
Tren peningkatan harga juga membakar komoditas cabai merah keriting yang naik tajam 3,71 persen menjadi Rp50.300 per kilogram. Sementara itu, harga cabai merah besar kini menembus angka Rp52.400 per kilogram.
Kenaikan ini bahkan merembet ke cabai rawit hijau yang biasanya menjadi pilihan lebih ekonomis bagi konsumen. Saat ini, harga cabai rawit hijau merangkak naik menuju angka Rp49.400 per kilogram di berbagai pasar tradisional.
Sektor bumbu dapur lainnya, yakni bawang merah, tercatat naik hampir satu persen sehingga berada di posisi Rp46.800 per kilogram. Biaya hidup harian semakin terbebani dengan naiknya harga minyak goreng kemasan bermerek II menjadi Rp23.000 per kilogram.
Meskipun terdapat penurunan harga pada bawang putih dan telur, nilainya dianggap tidak cukup kuat untuk meredam dampak lonjakan drastis pada komoditas lainnya. Harapan masyarakat terhadap pangan murah juga terhambat oleh naiknya harga beras kualitas rendah.
Beras kualitas bawah II mengalami kenaikan tipis menjadi Rp14.550 per kilogram. Di sisi lain, harga daging ayam ras segar terus menunjukkan tren penguatan hingga mencapai level Rp39.100 per kilogram.
| Komoditas Pangan | Harga per Kilogram | Perubahan (%) |
|---|---|---|
| Cabai Rawit Merah | Rp65.350 | 2,91% |
| Cabai Merah Keriting | Rp50.300 | 3,71% |
| Cabai Merah Besar | Rp52.400 | Tersedia |
| Cabai Rawit Hijau | Rp49.400 | Tersedia |
| Bawang Merah | Rp46.800 | ~1% |
| Daging Ayam Ras | Rp39.100 | Tersedia |
| Minyak Goreng Kemasan II | Rp23.000 | Tersedia |
| Beras Kualitas Bawah II | Rp14.550 | Tersedia |
Kondisi ini mencerminkan dinamika stabilitas harga di tingkat hulu yang belum optimal. Kenaikan harga pada berbagai bahan pokok secara bersamaan menjadi tantangan serius bagi ketahanan ekonomi rumah tangga menengah ke bawah.