Harga Pangan 18 Mei 2026 Fluktuatif Cabai Rawit Merah Melonjak

Harga Pangan 18 Mei 2026 Fluktuatif Cabai Rawit Merah Melonjak

Harga bahan pokok di pasar tradisional seluruh Indonesia mencatatkan pergerakan yang cukup beragam pada Senin, 18 Mei 2026. Perubahan situasi ini terjadi di tengah aktivitas pasar yang masih dipengaruhi oleh kelancaran distribusi pasokan serta dinamika permintaan dari masyarakat.

Mengutip data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) yang dilansir dari Kompas, sejumlah komoditas utama mengalami penurunan harga yang cukup tajam. Namun, di sisi lain, beberapa bahan pangan justru mengalami lonjakan nilai jual yang signifikan.

Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan lonjakan harga paling tinggi pada perdagangan hari ini. Harga rata-ratanya sekarang menyentuh angka Rp75.000 per kilogram. Nilai tersebut memperlihatkan kenaikan sebesar 10,86 persen atau setara Rp7.350 per kilogram dibanding periode sebelumnya.

Kondisi kenaikan harga cabai rawit merah ini diperkirakan masih dipicu oleh pasokan yang belum stabil di sejumlah daerah. Selain komoditas tersebut, beberapa bahan pangan lain yang ikut mengalami kenaikan harga meliputi:

  • Cabai merah besar naik 1,66 persen menjadi Rp55.000 per kg
  • Minyak goreng curah naik 2,19 persen menjadi Rp21.000 per kg

Penurunan Tajam Bawang Putih dan Daging Sapi

Sementara itu, beberapa komoditas strategis lainnya justru menunjukkan tren penurunan harga yang cukup signifikan. Bawang putih ukuran sedang menjadi bahan pangan dengan koreksi paling dalam, yakni mencapai 35,9 persen atau turun sebesar Rp14.000, sehingga kini harganya berada di level Rp25.000 per kilogram.

Langkah penurunan harga ini diikuti juga oleh komoditas daging sapi dan telur ayam ras. Berikut adalah rincian penurunan harga sejumlah komoditas tersebut:

  • Daging sapi kualitas 1 turun 13,73 persen menjadi Rp127.500 per kg
  • Daging sapi kualitas 2 turun 15,62 persen menjadi Rp117.500 per kg
  • Telur ayam ras segar turun 19,35 persen menjadi Rp25.000 per kg

Harga Beras dan Komoditas Lain Melemah

Mayoritas jenis beras secara kompak mengalami pelemahan harga pada perdagangan hari ini. Penurunan nilai jual ini dinilai turut membantu dalam menjaga tingkat daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan lainnya.

Berikut adalah rincian perkembangan harga beras di pasar:

Daftar Perubahan Harga Beras di Pasar Tradisional per 18 Mei 2026
Jenis Komoditas BerasHarga Aktual (per kg)Persentase Penurunan
Rp14.5000,34 persenRp13.500
7,22 persenRp15.3504,95 persen
Rp14.7008,13 persenRp16.000
8,05 persenRp15.5008,28 persen

Tren penurunan ini juga diikuti oleh sektor komoditas minyak goreng kemasan serta gula pasir. Gula premium tercatat turun 5,94 persen menjadi Rp19.000 per kg, sedangkan gula lokal merosot hingga 12,76 persen menuju angka Rp16.750 per kg.

Untuk komoditas minyak kemasan bermerek 1 mengalami penurunan sebesar 7,76 persen menjadi Rp22.000 per kg. Sementara itu, minyak kemasan bermerek 2 juga terkoreksi sebanyak 10,87 persen ke level Rp20.500 per kg.

Beberapa bahan pangan harian lain yang ikut mengalami pelemahan harga hari ini meliputi daging ayam ras segar yang turun 6,98 persen menjadi Rp36.000 per kg. Selanjutnya, cabai merah keriting turun 4,15 persen menjadi Rp49.700 per kg.

Komoditas cabai rawit hijau juga melemah tajam sebesar 30,76 persen menjadi Rp35.000 per kg. Disusul oleh bawang merah ukuran sedang yang turun 4,26 persen hingga menyentuh Rp45.000 per kilogram.

Kondisi fluktuasi pada harga pangan nasional ini diperkirakan masih akan terus berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Pergerakannya tetap mengikuti situasi serta perkembangan distribusi dan pasokan di tingkat nasional.

Artikel terkait

Rekomendasi