Harga Pangan Nasional 18 Mei 2026 Melonjak Dipicu Beras dan Cabai

Harga Pangan Nasional 18 Mei 2026 Melonjak Dipicu Beras dan Cabai

Gejolak harga pangan nasional kembali terjadi di pasar tradisional seluruh wilayah Indonesia pada perdagangan Senin, 18 Mei 2026. Sejumlah komoditas pokok seperti beras kualitas rendah, varietas cabai, minyak goreng, hingga daging sapi mengalami kelonjakan nilai jual yang cukup signifikan.

Berdasarkan laporan dari Suara yang merujuk pada data Panel Harga Pangan Bank Indonesia (BI) melalui situs resmi bi.go.id/hargapangan pukul 10.04 WIB, kenaikan paling mencolok menyasar sektor beras murah dan bumbu dapur.

Secara rata-rata nasional, beras kualitas bawah I mengalami kenaikan sebesar 5,15 persen atau Rp750, sehingga kini menyentuh angka Rp15.300 per kilogram. Lonjakan ini diikuti oleh beras kualitas bawah II yang merangkak naik 2,41 persen atau Rp350 menjadi Rp14.900 per kilogram.

Kenaikan harga pada segmen beras murah ini memberikan tekanan tambahan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang mengandalkan komoditas tersebut. Tidak hanya varietas bawah, beras kualitas medium I dan II juga kompak merosot naik masing-masing menjadi Rp16.350 per kilogram.

Beras kualitas medium I tercatat naik 1,24 persen atau Rp200, sedangkan untuk medium II meningkat 2,19 persen atau Rp350. Sebaliknya, penurunan tipis terjadi pada beras kualitas super I sebesar 1,44 persen menjadi Rp17.150 per kilogram, dan super II susut 0,89 persen ke angka Rp16.750 per kilogram.

Sektor bumbu dapur khususnya kelompok cabai menunjukkan lonjakan yang sangat tajam. Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan tertinggi, melonjak hingga 14,56 persen atau Rp9.855 sehingga menembus Rp77.500 per kilogram.

Komoditas cabai merah besar juga naik 4,53 persen menjadi Rp56.550 per kilogram, diikuti cabai merah keriting yang naik 2,8 persen ke Rp53.300 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau merangkak naik 2,57 persen menjadi Rp51.850 per kilogram.

Komoditas minyak goreng turut menyumbang tekanan pada pengeluaran rumah tangga. Minyak goreng curah tercatat naik sebesar 3,65 persen atau Rp750, yang membuat harganya kini berada di posisi Rp21.300 per kilogram.

Untuk jenis minyak goreng kemasan bermerek I, harganya naik 2,31 persen menjadi Rp24.400 per kilogram. Sementara untuk kemasan bermerek II mengalami kenaikan 2,61 persen menjadi Rp23.600 per kilogram.

Pada sektor pemenuhan protein, daging sapi kualitas 1 mengalami kenaikan 1,89 persen menjadi Rp150.600 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas 2 naik 2,8 persen ke posisi Rp143.150 per kilogram.

Kondisi berbeda terlihat pada komoditas daging ayam ras segar yang turun 0,52 persen menjadi Rp38.500 per kilogram. Harga telur ayam ras segar juga ikut melandai sebesar 1,29 persen ke level Rp30.600 per kilogram.

Untuk bumbu dapur lainnya, bawang merah ukuran sedang melonjak tajam 6,06 persen atau Rp2.850 menjadi Rp49.850 per kilogram. Namun, harga bawang putih ukuran sedang justru mengalami penurunan tipis sebesar 1,03 persen menjadi Rp38.600 per kilogram.

Pergerakan harga juga terjadi pada sektor pemanis, di mana gula pasir lokal merangkak naik 0,78 persen menjadi Rp19.350 per kilogram. Di sisi lain, komoditas gula pasir kualitas premium mencatatkan penurunan tipis sebesar 0,25 persen menjadi Rp20.150 per kilogram.

Daftar Perubahan Harga Pangan Nasional per 18 Mei 2026
Nama KomoditasHarga Terbaru (Rp/Kg)Persentase Perubahan
15.300+5,15%14.900
+2,41%16.350+1,24%
16.350+2,19%17.150
-1,44%16.750-0,89%
77.500+14,56%56.550
+4,53%53.300+2,80%
51.850+2,57%21.300
+3,65%24.400+2,31%
23.600+2,61%150.600
+1,89%143.150+2,80%

Artikel terkait

Rekomendasi