Kondisi harga sejumlah komoditas pangan nasional di pasar tradisional menunjukkan pergerakan yang dinamis menjelang perayaan Iduladha pada perdagangan Selasa, 26 Mei 2026.
Berdasarkan data rata-rata nasional di seluruh provinsi yang dikutip dari Suara melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia via situs resmi bi.go.id/hargapangan pada pukul 09.50 WIB, lonjakan harga terjadi pada kelompok cabai, daging sapi, dan gula.
Sektor hortikultura mencatat kenaikan tertinggi pada komoditas cabai merah besar yang melonjak sebesar 31,63 persen atau naik Rp17.550, sehingga menyentuh harga rata-rata Rp72.800 per kilogram.
Kenaikan signifikan juga dialami cabai merah keriting yang merangkak naik sebesar Rp12.800 atau setara 24,02 persen, membuat harganya kini berada pada level Rp66.100 per kilogram.
Komoditas cabai rawit merah ikut menunjukkan tren peningkatan dengan kenaikan sebesar Rp5.300 atau sekitar 7,36 persen, sehingga harga rata-rata nasionalnya kini berada di angka Rp77.300 per kilogram.
Pada kelompok protein hewani, harga daging sapi terpantau masih terus menguat di pasar tradisional.
Daging sapi kualitas 1 mengalami kenaikan sebesar 3,28 persen atau setara Rp4.850, yang menempatkan harganya di level Rp152.700 per kilogram.
Sementara itu, daging sapi kualitas 2 mencatatkan peningkatan nominal yang lebih tinggi, yaitu melonjak sebesar Rp5.900 atau naik 4,24 persen hingga mencapai harga Rp145.200 per kilogram.
Lonjakan harga juga terjadi pada komoditas daging ayam ras segar yang naik sebesar Rp1.250 atau 3,24 persen, dengan harga rata-rata nasional berada di angka Rp39.800 per kilogram.
Telur ayam ras segar turut mengalami pergerakan naik sebesar 4,09 persen atau bertambah Rp1.250 dibanding periode sebelumnya, sehingga kini dijual seharga Rp31.800 per kilogram.
Kondisi sebaliknya terjadi pada komoditas pokok lainnya, di mana berbagai jenis beras justru mengalami penurunan harga di pasar.
Beras kualitas bawah II mencatat penurunan sebesar 3,78 persen sehingga harganya menyusut menjadi Rp14.000 per kilogram.
Penurunan harga juga terjadi pada beras kualitas medium I yang kini berada di level Rp15.800 per kilogram setelah melemah sebesar 2,17 persen.
Beras kualitas medium II ikut mengalami penurunan harga tipis sebesar 0,63 persen, yang membuat posisinya kini berada di angka Rp15.900 per kilogram.
Tren penurunan ini juga diikuti oleh beras kualitas super I yang turun 1,44 persen menjadi Rp17.150 per kilogram, serta beras kualitas super II yang melemah 1,47 persen ke level Rp16.700 per kilogram.
Untuk komoditas minyak goreng curah, harganya tercatat turun sebesar 6,31 persen menjadi Rp19.300 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek 1 juga terpantau melemah sebesar 1,26 persen, sehingga kini berada di angka Rp23.600 per kilogram.
Sementara itu, untuk komoditas bumbu dapur lainnya, harga bawang merah ukuran sedang terpantau berada di level Rp55.100 per kilogram dan bawang putih ukuran sedang bertengger di angka Rp39.300 per kilogram.
| Nama Komoditas Pangan | Harga Rata-Rata Nasional (Per Kg) | Status Perubahan Harga |
|---|---|---|
| Cabai Merah Besar | Rp72.800 | Naik 31,63% (+Rp17.550) |
| Cabai Merah Keriting | Rp66.100 | Naik 24,02% (+Rp12.800) |
| Cabai Rawit Merah | Rp77.300 | Naik 7,36% (+Rp5.300) |
| Daging Sapi Kualitas 1 | Rp152.700 | Naik 3,28% (+Rp4.850) |
| Daging Sapi Kualitas 2 | Rp145.200 | Naik 4,24% (+Rp5.900) |
| Daging Ayam Ras Segar | Rp39.800 | Naik 3,24% (+Rp1.250) |
| Telur Ayam Ras Segar | Rp31.800 | Naik 4,09% (+Rp1.250) |
| Beras Kualitas Bawah II | Rp14.000 | Turun 3,78% |
| Beras Kualitas Medium I | Rp15.800 | Turun 2,17% |
| Beras Kualitas Medium II | Rp15.900 | Turun 0,63% |
| Beras Kualitas Super I | Rp17.150 | Turun 1,44% |
| Beras Kualitas Super II | Rp16.700 | Turun 1,47% |
| Minyak Goreng Curah | Rp19.300 | Turun 6,31% |
| Minyak Goreng Kemasan Bermerek 1 | Rp23.600 | Turun 1,26% |