Harga Pangan Pangan Nasional 8 Juni 2026 Bergerak Variatif

Harga Pangan Pangan Nasional 8 Juni 2026 Bergerak Variatif

Sejumlah komoditas pangan nasional mencatatkan pergerakan harga yang bervariasi pada awal pekan ini. Lonjakan tajam melanda kelompok hortikultura seperti cabai dan bawang putih, sementara beberapa kebutuhan pokok lainnya justru mengalami penurunan.

Berdasarkan data Panel Harga Pangan Nasional Bank Indonesia per Senin (8/6/2026) pukul 09.31 WIB, yang dilansir dari Suara, cabai merah keriting menjadi komoditas dengan kenaikan tertinggi. Nilai jualnya melonjak 20,52% hingga menyentuh Rp55.000 per kilogram.

Kenaikan signifikan juga terjadi pada cabai merah besar yang naik 18,53% menjadi Rp58.900 per kilogram. Sementara itu, harga cabai rawit hijau melesat 15,91% ke level Rp69.200 per kilogram.

Komoditas bumbu dapur lain turut merangkak naik, terutama bawang putih ukuran sedang yang melonjak 18,03% menjadi Rp45.500 per kilogram. Untuk bawang merah ukuran sedang, kenaikan tercatat tipis sebesar 2,36% ke angka Rp52.000 per kilogram.

Sektor peternakan juga menunjukkan pergerakan pada komoditas telur ayam ras segar. Harga salah satu sumber protein utama rumah tangga ini terkerek naik 3,77% menjadi Rp31.650 per kilogram.

Pada kelompok pokok, harga beras terpantau relatif stabil meskipun ada kenaikan minor. Beras medium I mengalami kenaikan 0,31% menjadi Rp16.250 per kilogram, dan beras medium II meningkat 1,43% menuju Rp17.700 per kilogram. Adapun beras kualitas bawah II melonjak hingga 6,23% ke posisi Rp15.350 per kilogram.

Penurunan Harga Daging, Minyak Goreng, dan Gula

Di tengah tren kenaikan tersebut, beberapa komoditas justru mengalami koreksi turun. Harga daging ayam ras segar merosot 8,95% menjadi Rp35.600 per kilogram, memberikan opsi protein yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Penurunan harga juga melanda komoditas daging sapi. Daging sapi dengan kualitas I terkoreksi turun 3,26% menjadi Rp145.600 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II menyusut 1,31% ke level Rp139.650 per kilogram.

Untuk komoditas minyak goreng kemasan bermerek I, harganya menyusut 3,13% menjadi Rp23.250 per liter. Penurunan lebih dalam dirasakan pada minyak goreng kemasan bermerek II yang anjlok 7,34% menjadi Rp21.450 per liter. Sebaliknya, minyak goreng curah justru naik 1,95% menjadi Rp20.950 per liter.

Kabar baik lain datang dari komoditas gula pasir premium yang harganya jatuh cukup dalam sebesar 11,36% menjadi Rp17.950 per kilogram. Sementara itu, gula pasir lokal hanya melemah tipis 0,52% ke level Rp19.000 per kilogram.

Koreksi harga terdalam di kelompok hortikultura dialami oleh cabai rawit merah. Komoditas ini mencatatkan penurunan sebesar 10,06% menjadi Rp73.750 per kilogram dari posisi sebelumnya yang sempat tinggi.

Fluctuasi nilai jual komoditas ini mengindikasikan tekanan inflasi dari sektor pangan masih membayangi belanja rumah tangga.

Daftar Harga Pangan Nasional Berdasarkan Data Panel Harga BI per 8 Juni 2026
Nama KomoditasPersentase PerubahanHarga Aktual (per Kg/Liter)
Naik 20,52%Rp55.000Naik 18,53%
Rp58.900Naik 18,03%Rp45.500
Naik 15,91%Rp69.200Naik 6,23%
Rp15.350Naik 3,77%Rp31.650
Naik 2,36%Rp52.000Naik 1,95%
Rp20.950Naik 1,43%Rp17.700
Naik 0,31%Rp16.250Turun 0,52%
Rp19.000Turun 1,31%Rp139.650
Turun 3,13%Rp23.250Turun 3,26%
Rp145.600Turun 7,34%Rp21.450

Artikel terkait

Rekomendasi