Harga Perak Melemah Dekati 74 Dolar AS per Ons Troi

Harga Perak Melemah Dekati 74 Dolar AS per Ons Troi

Nilai dagang komoditas perak bergerak mendekati angka 74 dolar AS per ons troi pada hari Kamis (28/5) menyusul kemerosotan tajam yang terjadi pada hari sebelumnya. Pergerakan ini dipicu oleh ketidakpastian perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang menjaga kekhawatiran pasar terhadap inflasi serta suku bunga tinggi.

Fluktuasi harga komoditas ini terjadi seiring belum terselesaikannya sejumlah perselisihan utama antara kedua belah pihak. Dilansir dari Investasi berdasarkan data Tradingeconomics pada Kamis (28/5), pihak Teheran masih bersikeras untuk mempertahankan kendali atas Selat Hormuz sekaligus menjaga keberlangsungan program nuklir mereka.

Situasi geopolitik tersebut berdampak langsung pada nilai instrumen investasi safe haven. Berdasarkan catatan pasar finansial, harga perak saat ini telah mengalami penyusutan sekitar 20 persen sejak awal mula konflik tersebut berkobar.

Tekanan terhadap harga perak juga diperkuat oleh sikap ketat dari otoritas Amerika Serikat mengenai kesepakatan damai. Pemerintah AS menegaskan tidak akan melonggarkan sanksi apabila poin-poin kesepakatan dinilai merugikan posisi mereka.

Di sisi lain, para pelaku pasar mengantisipasi dampak jangka panjang dari potensi tercapainya perdamaian tersebut. Tingginya harga energi diperkirakan tetap akan menyulut tekanan inflasi global meskipun kedua negara berhasil mencapai kesepakatan.

Kondisi inflasi yang persisten ini diproyeksikan bakal menahan langkah bank sentral di berbagai negara. Otoritas moneter diperkirakan cenderung mempertahankan suku bunga tinggi dalam periode yang lebih lama dibandingkan mengeksekusi kebijakan pemotongan suku bunga.

Artikel terkait

Rekomendasi