Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Selasa pagi dengan bergerak di zona merah. Seperti dikutip dari Info, indeks tercatat melandai ke posisi 6.946,845 pada pembukaan pasar.
Koreksi ini setara dengan penurunan sebesar 0,53 persen atau berkurang sekitar 36,5 poin dari posisi penutupan sebelumnya. Tekanan jual pada sejumlah instrumen saham di Bursa Efek Indonesia menjadi pemicu utama pergerakan ini.
Data perdagangan sesi pertama menunjukkan indeks berfluktuasi dalam rentang 6.866,022 hingga 6.977,286. Meskipun sedang mengalami tekanan, aktivitas transaksi di pasar modal terpantau masih berjalan cukup dinamis.
Hingga awal sesi perdagangan, sebanyak 300 saham terpantau melemah dan 172 saham bergerak stagnan. Di sisi lain, terdapat 236 saham yang masih mampu mencatatkan penguatan di tengah koreksi indeks.
Volume transaksi mencapai 3,4 miliar lembar saham yang berpindah tangan melalui lebih dari 273 ribu kali frekuensi perdagangan. Total nilai transaksi pada awal sesi ini tercatat menyentuh angka Rp1,4 triliun.
Adapun nilai kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia pada Selasa pagi berada di kisaran Rp12.238 triliun. Data ini mencerminkan minat investor yang tetap tinggi untuk bertransaksi meski pasar sedang tertekan.
Analisis Teknikal dan Area Support Penting
Analis dari Binaartha Sekuritas mencatat bahwa IHSG sebelumnya telah terkoreksi agresif sebesar 2,86 persen ke level 6.969,369 pada 8 Mei 2026. Penurunan ini terjadi setelah indeks sempat menguat pada awal pekan sebelumnya.
Secara teknikal, area support pada rentang 6.925 hingga 6.950 menjadi titik krusial bagi pergerakan indeks selanjutnya. Kemampuan IHSG bertahan di zona tersebut akan menentukan peluang untuk kembali menguat.
Sebaliknya, tekanan koreksi berpotensi berlanjut apabila indeks menembus level support utama tersebut. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) saat ini juga sudah menunjukkan sinyal bearish yang cukup kuat.
Kondisi indikator MACD tersebut memberikan peringatan bagi pelaku pasar mengenai besarnya momentum tekanan jual. Berikut adalah rincian level support dan resistance yang perlu dicermati investor:
| Level Support | Level Resistance |
|---|---|
| 6.924 | 7.275 |
| 6.838 | 7.403 |
| 6.727 | 7.497 |
| 6.587 | - |
Para investor disarankan untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi jangka pendek mengingat kuatnya sinyal bearish di pasar. Level support 6.925-6.950 tetap menjadi fokus utama untuk melihat potensi pembalikan arah.