Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mempertahankan tren positif pada pembukaan pekan ini. Performa tersebut memperpanjang momentum pemulihan yang sudah dimulai sejak akhir pekan lalu.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI yang dilansir dari Investasi, IHSG bergerak menguat sebesar 0,71 persen atau mengalami penambahan sebanyak 44,30 poin. Nilai tersebut menempatkan indeks pada posisi 6.206,34 di sesi penutupan perdagangan Senin (25/5/2026).
Dalam dinamika pasar yang berlangsung hari ini, indeks mencatatkan pergerakan di titik paling rendah pada angka 6.124. Sementara itu, posisi paling tinggi yang berhasil disentuh berada di level 6.239.
Aktivitas transaksi di lantai bursa memperlihatkan volume perdagangan saham keseluruhan mencapai 27,66 miliar unit. Adapun nilai transaksi total yang dibukukan pada awal pekan ini menyentuh Rp 16,95 triliun.
Pergerakan harga saham secara individu menunjukkan dominasi tren positif. Tercatat sebanyak 470 saham mengalami kenaikan harga, 236 saham bergerak melemah, dan 114 saham lainnya tidak mengalami perubahan atau stagnan.
Di balik penguatan indeks tersebut, aktivitas pemodal internasional menunjukkan tren pelepasan aset. Investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell dalam jumlah besar, yakni mencapai Rp 2,22 triliun di seluruh pasar perdagangan.
Meskipun terdapat tekanan jual yang signifikan dari pemodal internasional, beberapa saham tertentu dilaporkan mulai kembali mendapatkan akumulasi beli oleh investor asing pada awal pekan ini.