IHSG 5 Mei 2026 Menguat ke Level 7.057,11

IHSG 5 Mei 2026 Menguat ke Level 7.057,11

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan pada Selasa, 5 Mei 2026, dengan performa positif. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks acuan nasional ini melesat 85,15 poin atau setara 1,22 persen.

Kenaikan tersebut membawa IHSG mendarat di level 7.057,11 pada penutupan pasar. Seperti dikutip dari Money, pergerakan indeks sepanjang hari ini terpantau fluktuatif di rentang 6.921,61 hingga mencapai posisi tertinggi di 7.069,21.

Aktivitas perdagangan saham di lantai bursa tercatat cukup masif dengan volume transaksi mencapai 41,49 miliar lembar saham. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,425 juta kali dengan total nilai mencapai Rp 16,98 triliun.

Kapitalisasi pasar modal Indonesia saat ini bertengger di angka Rp 12.629 triliun. Optimisme pasar terlihat dari dominasi jumlah emiten yang bergerak di zona hijau dibandingkan dengan yang melemah.

Terdapat 360 saham yang mencatatkan penguatan harga, sementara 328 saham mengalami penurunan. Di sisi lain, sebanyak 271 saham memilih untuk tetap bertahan di posisi yang sama atau tidak berubah.

Tren penguatan juga menyentuh indeks sektoral lainnya secara signifikan. Indeks LQ45 berhasil naik 1,04 persen ke posisi 681,58, sedangkan indeks KOMPAS100 mencatatkan kenaikan lebih tinggi sebesar 1,46 persen ke level 953,96.

Sebagian besar sektor usaha di bursa saham domestik menunjukkan performa yang solid. Sektor bahan baku menjadi motor utama kenaikan dengan pertumbuhan mencapai 2,86 persen ke level 2.188,18.

Sektor infrastruktur membuntuti di posisi kedua dengan penguatan sebesar 2,58 persen ke level 2.090,20. Sementara itu, sektor keuangan juga tampil perkasa dengan kenaikan 2,3 persen di posisi 1.387,44.

Sektor energi tercatat menguat 1,4 persen ke posisi 3.762,60, disusul sektor transportasi yang naik 1,08 persen. Sektor nonsiklikal dan siklikal juga tumbuh tipis masing-masing 0,49 persen dan 0,16 persen.

Empat Sektor Terjebak di Zona Merah

Meskipun mayoritas sektor menguat, terdapat empat sektor yang tidak mampu keluar dari tekanan jual. Sektor kesehatan mencatatkan koreksi paling dalam sebesar 1,52 persen ke level 1.665,18.

Sektor teknologi juga mengalami penurunan sebesar 0,71 persen ke posisi 7.542,31. Di sektor industri, terjadi pelemahan sebesar 0,62 persen ke level 2.049,04.

Terakhir, sektor properti turut terkoreksi tipis 0,14 persen dan mendarat di posisi 918,12 pada penutupan perdagangan hari ini.

Data Penutupan Sektor Saham 5 Mei 2026
Sektor EkonomiPerubahan (%)Posisi Terakhir
Bahan Baku+2,862.188,18
Infrastruktur+2,582.090,20
Keuangan+2,301.387,44
Energi+1,403.762,60
Transportasi+1,082.186,14
Nonsiklikal+0,49740,93
Siklikal+0,161.091,10
Properti-0,14918,12
Industri-0,622.049,04
Teknologi-0,717.542,31
Kesehatan-1,521.665,18

Artikel terkait

Rekomendasi