IHSG Ambles 4,02 Persen ke Level 5.946 pada 3 Juni 2026

IHSG Ambles 4,02 Persen ke Level 5.946 pada 3 Juni 2026

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kemerosotan tajam pada sesi I perdagangan siang ini, Rabu (3/6). Penurunan mendalam ini membuat indeks saham acuan domestik menjauh dari psikologis level 6.000-an.

Berdasarkan data perdagangan RTI Business yang dilansir dari Detik Finance, indeks saham mencatatkan pelemahan sebesar 4,02% ke level 5.946,67 di tengah sesi I. Padahal, saat pasar pertama kali dibuka, IHSG sempat bergerak menguat dan menyentuh level 6.213,80.

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan volume transaksi sebanyak 20,72 miliar saham. Nilai transaksi secara keseluruhan mencapai Rp 11,76 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.432.965 kali.

Kondisi pasar didominasi oleh koreksi massal dengan rincian 676 saham melemah, 56 saham menguat, dan 81 saham berjalan stagnan. Sepanjang tahun 2026 berjalan, indeks saham Garuda ini telah mencatatkan tren penurunan hingga 31,19%.

Kelesuan ini juga menjalar pada papan perdagangan utama. Indeks LQ45 ikut tergerus dan mencatat koreksi sebesar 3,81% pada periode perdagangan yang sama.

Kemerosotan melanda mayoritas saham berkapitalisasi besar di dalam indeks liquid tersebut. Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ambrol 11,36% menuju harga Rp 2.340 per lembar saham.

Koreksi juga menimpa saham sektor perbankan, di mana PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terpangkas 3% ke posisi harga Rp 5.650 per saham. Sementara itu, saham milik Grup Bakrie, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), anjlok hingga menyentuh batas Auto Reject Bawah (ARB) sebesar 14,96% ke level harga Rp 108 per saham.

Artikel terkait

Rekomendasi