IHSG Ambrol 4,26 Persen pada 18 Mei 2026 Sentuh Level Terendah

IHSG Ambrol 4,26 Persen pada 18 Mei 2026 Sentuh Level Terendah

Pasar modal Indonesia dikejutkan oleh gelombang aksi jual massal pada awal pekan. Berdasarkan data pasar perdagangan Senin pagi tanggal 18 Mei 2026 pukul 10.29 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ambrol signifikan sebesar 4,26 persen.

Koreksi tajam yang dialami indeks mencapai 286,16 poin. Penurunan ini langsung menyeret IHSG jatuh ke level 6.437,16, seperti dikutip dari Suara.

Tekanan besar sudah terasa sejak awal pembukaan saat IHSG gagal mempertahankan posisi di zona hijau. Padahal, indeks sempat dibuka pada level 6.628,98 dan merangkak naik sedikit hingga menyentuh angka harian tertinggi di 6.631,28.

Gelombang pelepasan saham yang masif kemudian memukul mundur indeks hingga terjerembab ke level terendah 6.425,95. Angka ini menjadi rekor baru titik terendah IHSG dalam kurun waktu 52 minggu terakhir.

Kondisi ini berbanding terbalik dari periode puncak kejayaan indeks dalam satu tahun terakhir. IHSG tercatat pernah bertengger di level tertinggi pada posisi 9.174,47.

Hingga pukul 10.35 WIB, pergerakan indeks terpantau masih tertahan di zona merah pada level 6.440,80. Kombinasi sentimen negatif dari sektor global dan domestik diduga menjadi pemicu utama para pelaku pasar melakukan panic selling untuk mengamankan aset.

Artikel terkait

Rekomendasi