Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kemerosotan tajam hingga bergerak di zona merah di bawah level 6.000 pada pembukaan perdagangan Kamis (4/6/2026) pagi.
Berdasarkan data RTI pukul 09.05 WIB yang dilansir dari Detik Finance, indeks saham tanah air tersebut melorot 86 poin atau setara 1,46 persen ke posisi 5.854 setelah dibuka di level 5.919 sebelumnya.
Pergerakan indeks tercatat berada pada rentang terendah 5.852 hingga menyentuh batas tertinggi di level 5.924. Nilai transaksi pada perdagangan pagi ini menyentuh Rp 1,18 triliun dengan volume 1,95 miliar lembar saham yang ditransaksikan sebanyak 143.258 kali.
Dari keseluruhan transaksi yang berlangsung, sebanyak 415 saham mencatatkan pelemahan, sedangkan 100 saham terpantau menguat dan 166 saham lainnya bergerak stagnan.
Penurunan harian ini memperpanjang tren negatif IHSG yang sudah melemah sebesar 5,59 persen dalam kurun waktu lima hari serta merosot hingga 17,49 persen secara bulanan.
Kondisi pasar modal juga menunjukkan pelemahan sebesar 28,65 persen dalam tiga bulanan dan merosot 30,20 persen secara enam bulanan. Jika diakumulasikan sepanjang tahun 2026 berjalan, akumulasi pelemahan IHSG telah mencapai angka 32,24 persen.