IHSG Anjlok 3,46 Persen ke Level 6.370 pada 19 Mei 2026

IHSG Anjlok 3,46 Persen ke Level 6.370 pada 19 Mei 2026

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam pada penutupan perdagangan. Dikutip dari Money, indeks bursa domestik ini anjlok sebesar 228,56 poin atau merosot 3,46 persen ke posisi 6.370,68 pada Selasa (19/5/2026).

Aktivitas perdagangan mencatat pergerakan indeks yang fluktuatif pada batas bawah 6.323,26 hingga batas atas 6.635,13. Pada awal pembukaan, indeks sempat berada di posisi 6.599,21.

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan volume perdagangan saham mencapai 43,26 miliar lembar. Frekuensi transaksi harian tercatat sebanyak 2,774 juta kali dengan nilai transaksi keseluruhan menyentuh Rp 25,62 triliun, sementara kapitalisasi pasar berada di angka Rp 11,108 triliun.

Pelemahan mendominasi pergerakan saham pada hari ini. Sebanyak 647 saham bergerak melemah, hanya 117 saham yang mengalami penguatan, dan 195 saham lainnya tidak bergerak dari posisi semula.

Kondisi serupa terjadi pada sejumlah indeks lokal yang ikut tertekan ke zona merah. Indeks LQ45 merosot 2,5 persen menuju level 634,82, KOMPAS100 melemah 3,55 persen ke posisi 843,28, dan Jakarta Islamic Index (JII) terpangkas 4,31 persen ke level 410,15.

Hampir seluruh sektor saham mencatatkan performa yang negatif pada penutupan pasar modal. Sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang bertahan di zona hijau dengan kenaikan sebesar 0,55 persen ke posisi 1.591,51.

Sektor barang baku menjadi pemicu tekanan terdalam setelah anjlok hingga 7,30 persen ke level 1.727,44. Penurunan tajam berikutnya diikuti oleh sektor energi yang merosot 6,94 persen ke level 3.101,26 dan sektor transportasi yang turun 6,58 persen ke posisi 1.877,40.

Pelemahan juga melanda sektor industri sebesar 4,54 persen ke level 1.770,34 serta sektor infrastruktur yang jatuh 4,13 persen ke posisi 1.917,35. Sektor silikal juga ikut melemah 3,34 persen menuju posisi 986,03.

Beberapa sektor lain mengalami koreksi yang lebih rendah. Sektor nonsilikal turun 2,64 persen ke posisi 694,60, sektor keuangan menyusut 2,07 persen ke level 1.305,38, dan sektor properti melemah 1,88 persen ke angka 859,07. Sektor teknologi mencatat penurunan paling tipis sebesar 0,74 persen ke level 7.179,57.

Artikel terkait

Rekomendasi