IHSG Anjlok 1,20 Persen Imbas Penggeledahan Kantor Badan Gizi Nasional

IHSG Anjlok 1,20 Persen Imbas Penggeledahan Kantor Badan Gizi Nasional

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung merosot sebesar 1,20 persen ke level 6.121,30 pada perdagangan Rabu (3/6/2026) pagi akibat respons negatif investor terhadap penggeledahan Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung.

Pelemahan sebesar 74,13 poin tersebut dipicu oleh kekhawatiran pelaku pasar atas tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dilansir dari Suara. Sentimen negatif ini diperkuat oleh pergantian mendadak jajaran pimpinan BGN serta munculnya isu penyimpangan dalam pelaksanaan program strategis pemerintah tersebut.

Kejaksaan Agung mengonfirmasi tindakan hukum yang dilakukan oleh penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di kantor lembaga pengelola anggaran besar tersebut.

"Penyidik PIDSUS Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN," ujar Mochamad Jeffry, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung.

Pihak kejaksaan masih menutup rapat rincian perkara hukum maupun barang bukti yang menjadi sasaran penggeledahan. Tindakan represif ini berjalan beberapa hari pascapencopotan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN beserta dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya, oleh Presiden Prabowo Subianto demi evaluasi menyeluruh.

Kondisi internal lembaga semakin mendapat sorotan tajam setelah pemerintah melangsungkan audit internal atas dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman sebelumnya mengaku telah menerima laporan penyelewengan titik dapur yang berisiko merusak integritas program unggulan nasional itu.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemeriksaan menyeluruh dari internal pemerintah masih terus diupayakan untuk mendalami laporan-laporan yang masuk.

"Semua sedang dalam proses audit internal," kata Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara di Kompleks Istana Kepresidenan.

Evaluasi terhadap performa dan manajemen BGN juga dibenarkan oleh parlemen yang memantau dinamika perombakan pimpinan ini. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa pencopotan Dadan Hindayana merupakan tindak lanjut langsung dari hasil evaluasi performa lembaga.

Hingga akhir sesi, IHSG tercatat bergerak fluktuatif di rentang 6.077 sampai 6.213 sebelum akhirnya tertahan di zona merah karena pasar terus mengantisipasi dampak lanjutan terhadap kepercayaan investasi pada program APBN bernilai besar.

Artikel terkait

Rekomendasi