Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2 poin atau 0,05 persen ke level 6.127 pada perdagangan akhir pekan, Jumat (29/5/2026). Data RTI menunjukkan indeks sempat menguat ke level tertinggi 6.230 sebelum akhirnya terjun bebas ke level terendah 6.111 menjelang penutupan pasar.
Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia hari ini mencapai Rp 49,94 triliun dengan volume 46,96 miliar lembar saham melalui 2,37 juta kali transaksi. Sebanyak 271 saham bergerak menguat, 409 saham mengalami penurunan, dan 137 saham lainnya stagnan.
Pelemahan indeks pada sore hari berbanding terbalik dengan kondisi penutupan sesi I, saat indeks sempat melesat 1,43 persen ke level 6.217,87. Laporan Stockbit dan Kompas.com mencatat nilai transaksi sesi pertama hanya sebesar Rp 16,05 triliun dengan penguatan sektor barang baku, infrastruktur, dan energi.
Kejatuhan IHSG di akhir perdagangan dipicu oleh rontoknya saham-saham perbankan besar dalam indeks LQ45 seperti dilansir dari detikFinance. Saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk turun 5,22%, PT Bank Central Asia Tbk turun 4,60%, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk turun 3,91%, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk turun 3,65%, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melemah 1,21%.
Selain perbankan, saham sektor energi dan barang konsumen juga ikut babak belur di akhir pekan. Saham Merdeka Copper Gold Tbk merosot 4,78%, Medco Energi Internasional Tbk turun 3,98%, PT Unilever Indonesia Tbk anjlok 5,40%, dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk melemah 3,12%.
Sebaliknya, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) bertahan sebagai jajaran saham berkinerja terbaik sejak pembukaan pagi menurut catatan Kontan.co.id. CUAN melonjak 24,75% ke level 630, sementara BRPT melesat 23,15% ke level 1.915 bersama saham Barito Renewables Energy (BREN) yang melambung 25,00%.
Dari pasar valuta asing, mata uang rupiah tertekan dengan kehilangan 35 poin atau 0,20 persen ke posisi Rp 17.880 per dolar AS berdasarkan data Kumparan. Sementara itu, mayoritas bursa regional Asia bergerak di zona hijau dipimpin Nikkei 225 Jepang yang naik 2,29%, sedangkan SSE Composite China melemah 0,37%.