Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren bearish pada perdagangan hari keenam berturut-turut. Seperti diberitakan oleh Investasi, indeks acuan nasional ini langsung dibuka memerah pada Selasa (19/5/2026) pagi guna melanjutkan koreksi dari hari sebelumnya.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI pukul 09.30 WIB, IHSG terpangkas sebesar 0,54 persen atau turun 35,91 poin. Pergerakan tersebut membawa indeks terpuruk ke level 6.563,32.
Pelemahan IHSG dipicu oleh tekanan yang terjadi pada mayoritas indeks sektoral di BEI. Sektor infrastruktur, barang baku, perindustrian, energi, barang konsumen primer, serta properti dan real estate terpantau turun paling dalam.
Aktivitas pasar pada pagi ini mencatatkan total volume perdagangan saham di BEI mencapai 1,50 miliar unit. Adapun nilai transaksi secara keseluruhan menyentuh angka Rp 876,47 miliar.
Kondisi pasar menunjukkan pergerakan yang cukup berimbang di antara emiten. Tercatat sebanyak 213 saham mengalami kejatuhan, 236 saham berhasil menguat, dan 214 saham lainnya bergerak stagnan.
Di tengah pelemahan indeks acuan, beberapa saham di jajaran papan atas LQ45 ikut mengalami koreksi tajam. Kelompok saham berkapitalisasi besar ini menjadi motor penggerak penurunan bursa.
Berikut adalah daftar emiten yang masuk dalam jajaran top losers di indeks LQ45 pada perdagangan pagi ini:
| Nama Perusahaan | Kode Saham | Persentase Penurunan | Harga per Saham |
|---|---|---|---|
| PT Petrindo Jaya Krasi Tbk | CUAN | 4,67% | Rp 715 |
| PT Amman Mineral Internasional Tbk | AMMN | 3,77% | Rp 3.310 |
| PT Hartadina Abadi Tbk | HRTA | 3,38% | Rp 2.290 |
Meskipun indeks acuan sedang tertekan, sejumlah saham unggulan lain tetap berhasil mencatatkan penguatan signifikan. Emiten-emiten ini menahan laju koreksi IHSG agar tidak merosot lebih dalam.
Berikut adalah jajaran emiten yang menempati posisi top gainers di indeks LQ45:
| Nama Perusahaan | Kode Saham | Persentase Kenaikan | Harga per Saham |
|---|---|---|---|
| PT Merdeka Copper Gold Tbk | MDKA | 2,63% | Rp 2.730 |
| PT Aneka Tambang Tbk | ANTM | 1,58% | Rp 3.210 |
| PT Elang Mahkota Teknologi Tbk | EMTK | 1,43% | Rp 710 |