Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah dengan koreksi sebesar 0,67 persen atau turun 46,72 poin ke level 6.858,899 pada penutupan perdagangan Selasa (12/5/2026). Penurunan ini terjadi di tengah tekanan depresiasi nilai tukar rupiah yang menyentuh level Rp17.525 per dolar AS.
Data Stockbit mencatat volume perdagangan mencapai 32,61 miliar lembar saham dengan total nilai transaksi sebesar Rp15,99 triliun. Meskipun indeks utama melemah, indeks LQ45 justru mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,18 persen ke posisi 669,842 pada akhir sesi perdagangan hari ini.
Sektor keuangan dan infrastruktur mendominasi nilai transaksi tertinggi yang dipimpin oleh PT Barito Pacific Tbk (BRPT) senilai Rp1,45 triliun. Saham-saham perbankan besar seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga menjadi tumpuan likuiditas dengan nilai transaksi masing-masing Rp933,45 miliar dan Rp651,16 miliar.
Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah mengalami pelemahan signifikan sebesar 115 poin atau 0,66 persen menurut data Bloomberg hingga pukul 16.03 WIB. Mata uang Garuda tersebut kini bertengger di posisi Rp17.529 per dolar AS, melampaui rekor terendah sebelumnya pada perdagangan sesi pagi.
Pergerakan pasar modal di kawasan Asia menunjukkan tren yang bervariasi berdasarkan himpunan data Stockbit dan Yahoo Finance. Indeks Nikkei 225 Jepang berhasil naik 0,52 persen, sementara Hang Seng Hong Kong turun 0,22 persen, SSE Composite China terkoreksi 0,25 persen, dan Straits Times Singapura melemah 0,07 persen.
| Kategori | Emiten | Perubahan (%) | Harga Terakhir |
|---|---|---|---|
| Top Gainer | NZIA (Nusantara Almazia) | +30,82% | 191 |
| Top Gainer | CCSI (Communication Cable Systems Indonesia) | +25,00% | 300 |
| Top Gainer | ELPI (Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari) | +24,90% | 1.630 |
| Top Gainer | KJEN (Krida Jaringan Nusantara) | +24,00% | 155 |
| Top Gainer | GRIA (Ingria Pratama Capitalindo) | +20,00% | 120 |
| Top Loser | MORA (Ekamas Mora Republik) | -15,00% | 7.650 |
| Top Loser | ASPR (Asia Pramulia) | -14,95% | 330 |
| Top Loser | IRRA (Itama Ranoraya) | -14,94% | 410 |
| Top Loser | LABS (UBC Medical Indonesia) | -14,81% | 184 |
| Top Loser | PYFA (Pyridam Farma) | -14,74% | 324 |
Aktivitas perdagangan paling padat secara volume terjadi pada saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) sebanyak 23,02 juta lembar, diikuti oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebanyak 19,16 juta lembar. Investor juga mencermati pergerakan emiten properti dan energi lainnya seperti KOTA, PADI, serta BUMI yang masuk dalam jajaran volume terbesar hari ini.