Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan posisinya di zona hijau dan tergelincir ke zona merah pada penutupan perdagangan sesi pertama.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI yang dikutip dari Investasi, indeks saham mengalami penurunan sebesar 0,60 persen atau merosot 38,50 poin menuju level 6.332,17 pada sesi I, Rabu (20/5/2026).
Kemerosotan ini dipicu oleh melemahnya sebagian besar indeks sektoral, dengan penurunan terdalam terjadi pada sektor barang baku yang anjlok hingga 4,14 persen.
Sektor transportasi menyusul dengan pelemahan sebesar 4,12 persen, diikuti sektor energi yang merosot 2,76 persen, serta sektor barang konsumer non-primer yang turun 1,25 persen.
Selain itu, sektor properti dan real estate juga mengalami penyusutan 1,25 persen, diikuti sektor teknologi sebesar 0,86 persen, kesehatan 0,64 persen, perindustrian 0,41 persen, dan infrastruktur 0,11 persen.
Di sisi lain, hanya ada dua sektor yang mampu bergerak positif, yakni sektor keuangan yang menguat sebesar 0,35 persen serta sektor barang konsumer primer sebesar 0,17 persen.
Hingga siang ini, volume perdagangan saham di BEI menyentuh angka 27,55 miliar lembar saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp 13,67 triliun.
Pergerakan indeks terbebani oleh koreksi harga yang terjadi pada 521 saham, sementara 165 saham mencatatkan penguatan dan 128 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.
Di dalam jajaran saham indeks LQ45, beberapa emiten mencatatkan penurunan dan kenaikan yang signifikan pada paruh pertama perdagangan.
| Kategori | Nama Emiten | Perubahan (%) | Harga per Saham |
|---|---|---|---|
| Top Loser | PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) | -6,94% | Rp 2.950 |
| Top Loser | PT Barito Pacific Tbk (BRPT) | -6,27% | Rp 1.795 |
| Top Loser | PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) | -6,15% | Rp 610 |
| Top Gainer | PT Bukit Asam Tbk (PTBA) | +6,42% | Rp 2.820 |
| Top Gainer | PT Jpfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) | +4,38% | Rp 2.620 |
| Top Gainer | PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) | +2,92% | Rp 3.170 |