Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dan menguat sebesar 1,11 persen pada awal Juni setelah mengalami tekanan pada akhir bulan sebelumnya. Lonjakan indeks ke posisi 6.195,42 ini terjadi pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Selasa (2/6/2026).
Pertumbuhan indeks saham ini tercatat naik sebesar 67,85 poin dari penutupan sebelumnya, dilansir dari Investasi. Berdasarkan akumulasi data bursa yang dihimpun melalui RTI, pergerakan indeks secara konsisten berada di zona hijau sepanjang hari perdagangan.
Sebelum berakhir di zona penguatan, indeks sempat merosot ke level terendah harian pada posisi 6.143. Kendati demikian, daya beli pasar mampu mendorong pergerakan grafik hingga sempat menyentuh posisi tertinggi di level 6.264.
Aktivitas di lantai bursa berlangsung cukup padat dengan total volume transaksi mencapai 31,24 miliar saham. Nilai perdagangan keseluruhan pada hari tersebut tercatat menyentuh angka Rp 25,47 triliun.
Performa positif ini didorong oleh kenaikan harga dari 281 saham. Meskipun demikian, sebanyak 389 saham justru bergerak melemah akibat tekanan jual yang signifikan, sementara 147 saham lainnya stagnan.
Di tengah pemulihan performa indeks harian tersebut, aktivitas pemodal internasional menunjukkan tren yang berbeda. Investor asing justru membukukan aksi jual bersih atau net sell dengan total nilai mencapai Rp 1,39 triliun di seluruh pasar.