IHSG Parkir di Level 7.057 Dipicu Penguatan Saham Kapitalisasi Besar

IHSG Parkir di Level 7.057 Dipicu Penguatan Saham Kapitalisasi Besar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Selasa (5/5/2026) di zona hijau dengan parkir pada posisi 7.057,10. Penguatan indeks komposit ini dipicu oleh pergerakan positif sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar atau big caps.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG naik sebesar 1,22 persen atau 85,15 poin dari pembukaan di level 6.968,56. Sepanjang hari, indeks sempat menyentuh titik tertinggi pada 7.069,20 sebagaimana dilansir dari Market.

Tercatat sebanyak 342 saham mengalami kenaikan harga, sementara 314 saham melemah dan 163 saham tidak mengalami perubahan. Nilai kapitalisasi pasar pada penutupan perdagangan hari ini mencapai Rp12.654 triliun.

Sektor big caps dipimpin oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) yang melonjak 19,70 persen ke harga Rp6.075. PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,13 persen menjadi Rp1.640 per saham.

Emiten lain yang turut mendorong indeks adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) dengan kenaikan 4,55 persen ke Rp5.175. Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) terapresiasi 3,62 persen ke level Rp3.150.

Namun, pelemahan dialami oleh PT Astra International Tbk. (ASII) sebesar 3,29 persen ke Rp5.875 dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang turun 2,62 persen menjadi Rp1.485. Tabel berikut merangkum performa saham-saham menonjol hari ini.

Daftar Saham Top Gainers dan Top Losers
Nama EmitenKode SahamPerubahan (%)Harga Penutupan
Morenzo Abadi PerkasaENZO+34,72%Rp97
Barito PacificBRPT+24,66%Rp2.300
Wijaya Cahaya TimberFWCT-15,00%Rp102
IndospringINDS-14,67%Rp448

Analisis pasar menunjukkan adanya sinyal positif secara teknikal meskipun indeks sempat berada di level berbeda pada tengah hari. Pergerakan ini sudah terpantau sejak sesi pertama perdagangan.

Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan memberikan catatan mengenai indikator pasar yang menunjukkan pengecilan histogram negatif MACD serta pembentukan golden cross pada indikator stochastic RSI di area oversold.

“Kami memperkirakan IHSG berpotensi lanjutkan penguatan menuju level 7.050 pada perdagangan sesi kedua hari ini,” ucap Valdy Kurniawan, Head of Research Phintraco Sekuritas.

Artikel terkait

Rekomendasi