Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat sebesar 45 poin atau 0,65 persen hingga mencapai level 7.102 pada penutupan sesi pertama perdagangan hari Rabu, 6 Mei 2026. Pergerakan positif ini dipicu oleh meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan laporan pertumbuhan ekonomi domestik yang kuat.
Data perdagangan menunjukkan sebanyak 21,10 juta saham berpindah tangan dengan total nilai transaksi mencapai Rp 10,44 triliun melalui frekuensi 1,46 juta kali. Dilansir dari Suara, tercatat 396 saham bergerak naik, 255 saham melemah, sementara 308 saham lainnya stagnan.
Riset Pilarmas Investindo Sekuritas menyatakan bahwa penguatan indeks selaras dengan tren hijau di bursa regional Asia. Hal ini terjadi setelah Amerika Serikat mengonfirmasi berakhirnya operasi ofensif terhadap Iran, ditambah sinyal dari Presiden Donald Trump mengenai jeda operasi maritim di Selat Hormuz.
Pihak sekuritas menilai langkah diplomatik tersebut memberikan ruang bagi negosiasi ulang serta potensi kesepakatan untuk meredam risiko global. Rencana pertemuan puncak antara Trump dan Presiden Xi Jinping pada pertengahan Mei mendatang turut menjadi katalis positif bagi pasar modal.
"Hal ini memberikan harapan bahwa stabilitas rupiah tetap dapat terjaga di tengah ketidakpastian global," tulis Pilarmas dalam risetnya.
Dari sisi internal, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal I-2026 tercatat tumbuh 5,61 persen secara tahunan, sebuah angka yang melampaui ekspektasi pelaku pasar. Kondisi fundamental ini memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah tekanan eksternal terhadap nilai tukar.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menegaskan komitmen otoritas moneter untuk menjaga stabilitas rupiah melalui langkah-langkah strategis. Upaya tersebut mencakup intervensi pasar secara terukur, penguatan likuiditas perbankan, hingga pengetatan pada aktivitas pembelian valuta asing.
Berikut adalah daftar saham dengan performa tertinggi dan terendah pada perdagangan sesi pertama:
| Kategori | Kode Saham |
|---|---|
| Top Gainers | RICY, DEFI, PYFA, SURI, ABDA |
| Top Losers | YPAS, BOBA, URBN, RSGK, PNGO |
Pilarmas Investindo Sekuritas juga memberikan rekomendasi beli untuk saham TOBA dengan target batas dukungan pada level 600 dan resistansi di level 675.