Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus zona hijau dengan kenaikan sebesar 0,65 persen ke posisi 7.102 pada penutupan perdagangan sesi pertama, Rabu (6/5/2026). Pergerakan positif ini dipicu oleh penguatan saham-saham berkapitalisasi besar serta sentimen optimis dari bursa regional Asia.
Kinerja indeks pada siang ini ditopang secara signifikan oleh sektor transportasi dan material dasar, sebagaimana dilansir dari Money. Sebaliknya, sektor keuangan menjadi satu-satunya kelompok sektoral yang mencatatkan pelemahan hingga berakhirnya sesi pertama perdagangan hari ini.
Data perdagangan menunjukkan kenaikan tajam pada saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang melesat hingga 8,8 persen. Emiten lain dari Grup Barito juga mencatatkan pertumbuhan, yakni PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar 7,4 persen dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang naik 2,6 persen.
Optimisme pasar di kawasan Asia turut memberikan dampak positif bagi pergerakan indeks domestik. Pelaku pasar bereaksi terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait penundaan project freedom yang dinilai membawa sentimen baik bagi pasar keuangan global.
Selama paruh pertama perdagangan, IHSG sempat menyentuh titik tertinggi pada level 7.127,721 dan titik terendah di posisi 7.049,920. Sebanyak 377 saham tercatat mengalami penguatan harga, sementara 240 saham lainnya melemah dan 194 saham berada di posisi stagnan.
Aktivitas pasar terpantau cukup padat dengan volume transaksi mencapai 22,572 miliar lembar saham. Total nilai transaksi hingga jeda siang mencapai Rp 10,466 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.492.796 kali transaksi.