Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami rebound dengan ditutup menguat sebesar 1,10 persen ke level 6.162,04 pada akhir pekan, Jumat (22/5/2026). Lonjakan ini menambah 67,10 poin setelah indeks sempat tertekan dan ambruk selama delapan hari perdagangan berturut-turut.
Penguatan pada akhir pekan ini berbanding terbalik dengan performa keseluruhan mingguan yang dilansir dari Investasi. Akumulasi performa mencatat indeks saham domestik tersebut tetap anjlok sebesar 8,35 persen selama sepekan perdagangan terakhir.
Pergerakan indeks mencatat fluktuasi yang cukup dinamis sepanjang hari perdagangan Jumat kemarin. IHSG terpantau menyentuh level terendah pada angka 5.966 dan berhasil mencapai level tertinggi di posisi 6.171 sebelum akhirnya resmi ditutup.
Aktivitas pasar modal di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga membukukan total volume perdagangan yang mencapai 40,28 miliar saham. Nilai total transaksi yang dihasilkan dari perputaran saham tersebut tercatat menyentuh angka Rp 21,56 triliun.
Secara rinci, performa emiten menunjukkan dominasi pergerakan positif dengan adanya 449 saham yang menguat. Sementara itu, terdapat 251 saham yang mengalami pelemahan dan sebanyak 118 saham lainnya bergerak stagnan.
Meskipun kondisi indeks mengalami rebound, aksi jual oleh investor luar negeri terpantau masih tinggi. Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 309,45 miliyar di seluruh pasar pada akhir pekan ini.
Aksi pelepasan aset oleh pemodal internasional tersebut melengkapi tren keluar modal dalam periode mingguan. Jumlah akumulasi penjualan bersih oleh investor asing sepanjang pekan ini telah mencapai angka Rp 2,03 triliun.