IHSG Parkir di Level 7.057 Setelah Menguat 1,22 Persen

IHSG Parkir di Level 7.057 Setelah Menguat 1,22 Persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan di posisi 7.057,10 dengan kenaikan signifikan pada Selasa (5/5/2026). Pergerakan indeks komposit ini tercatat melesat sebesar 1,22 persen atau bertambah 85,15 poin setelah sempat menyentuh level tertinggi harian di angka 7.069,20.

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dilansir dari Market menunjukkan bahwa kapitalisasi pasar kini telah menyentuh angka Rp12.654 triliun. Dalam penutupan perdagangan tersebut, terdapat 342 saham yang mencatatkan penguatan berbanding 314 saham yang melemah, sementara 163 saham lainnya tidak mengalami perubahan posisi.

Sektor saham berkapitalisasi besar atau big caps menjadi penggerak utama laju indeks, di mana PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) memimpin dengan lonjakan 19,70 persen ke harga Rp6.075. Selain itu, saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) turut menguat 5,13 persen ke level Rp1.640 dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) terapresiasi 3,62 persen menjadi Rp3.150.

Laju penguatan ini sejalan dengan analisis teknikal yang menunjukkan adanya sinyal positif pada indikator pasar modal sebelum penutupan sesi kedua. Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, memberikan gambaran mengenai pergerakan indikator Stochastic RSI dan MACD dalam laporan riset harian perusahaan.

“Kami memperkirakan IHSG berpotensi lanjutkan penguatan menuju level 7.050 pada perdagangan sesi kedua kemarin,” ucap Valdy Kurniawan, Head of Research Phintraco Sekuritas.

Di deretan saham unggulan lainnya, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) mencatatkan kenaikan 4,55 persen ke posisi Rp5.175. Sebaliknya, tekanan jual dialami oleh PT Astra International Tbk. (ASII) yang terkoreksi 3,29 persen ke level Rp5.875 dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang turun 2,62 persen.

Kelompok saham top gainers dipuncaki oleh PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk. (ENZO) yang meroket 34,72 persen dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang tumbuh 24,66 persen. Sementara itu, posisi saham paling melemah dihuni oleh PT Wijaya Cahaya Timber Tbk. (FWCT) dengan penurunan 15 persen serta PT Indospring Tbk. (INDS) yang terkontraksi 14,67 persen.

Memasuki awal perdagangan hari berikutnya, IHSG terpantau melanjutkan tren positif dengan dibuka menguat 0,62 persen ke level 7.100,57. Hingga jeda sesi pertama siang ini, indeks bertahan di teritori hijau pada posisi 7.102,72 dengan nilai kapitalisasi pasar yang meningkat menjadi Rp12.728,54 triliun.

Artikel terkait

Rekomendasi