IHSG Merosot Tiga Persen Saat DPR dan Danantara Sambangi BEI

IHSG Merosot Tiga Persen Saat DPR dan Danantara Sambangi BEI

Laju Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG terpantau semakin terperosok hingga melemah 3,08 persen ke level 6.386,26 pada perdagangan sesi kedua hari Selasa, 19 Mei 2026.

Penurunan tajam interday ini bertepatan dengan momentum kunjungan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sufmi Dasco Ahmad ke Gedung Bursa Efek Indonesia sekitar pukul 10.30 WIB. Berdasarkan laporan investasi.kontan.co.id, pelemahan bursa tersebut ditandai dengan rontoknya 611 saham, sementara hanya 96 saham yang menguat dan 107 saham lainnya bergerak stagnan.

Sebelum memasuki sesi kedua, bursa domestik sebenarnya sudah tertekan sejak penutupan sesi pertama dengan pemangkasan sebesar 202,97 poin ke posisi 6.396,26. Total volume transaksi yang dibukukan di BEI hingga siang hari mencapai 26,96 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi agregat menyentuh Rp 15,13 triliun. Sejalan dengan kejatuhan pasar saham, data Bloomberg mencatat nilai tukar rupiah di pasar spot juga ikut melemah 0,36 persen ke level Rp 17.731 per dolar Amerika Serikat.

Dalam kunjungan ke otoritas bursa tersebut, Sufmi Dasco Ahmad tampak didampingi oleh CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi. Dilansir dari news.detik.com, rombongan pejabat negara dan regulator ini menggelar diskusi intensif terkait perkembangan investor ritel domestik serta struktur regulasi bursa.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan pandangan optimisnya terkait masa depan pasar modal Indonesia yang didukung oleh penguatan basis investor lokal.

"Sehingga tadi kita lihat bahwa pertumbuhan investor lokal atau retail terus bertambah, dan itu kemudian dengan fundamental yang ada kita yakin dan perceive bahwa bursa kita ke depan akan semakin kuat," kata Dasco di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Politisi tersebut menjelaskan bahwa dialog dengan pengelola bursa berfokus pada strategi perluasan partisipasi publik di pasar keuangan.

"Tadi kami juga banyak berdiskusi bagaimana kemudian investor retail yang ada terus tumbuh dan berkembang dengan kami," ucapnya.

Pihak parlemen juga mendengarkan rencana strategis dari jajaran direksi BEI dalam memformulasikan aturan main yang lebih aman bagi pelaku pasar.

"Kemudian mendengarkan paparan dari pengelola bursa, bagaimana mereka kemudian menyempurnakan regulasi-regulasi yang bisa kemudian meyakinkan dan juga kemudian membuat para investor lokal merasa nyaman," tambahnya.

Rangkaian pembenahan regulasi dan koordinasi lintas lembaga ini diharapkan bisa segera memberikan dampak instan pada stabilitas pasar modal dalam waktu dekat.

"Mudah-mudahan kita akan melihat hasilnya setelah tanggal 29 ini, semua yang dilakukan atas kerja keras dan niat baik ini akan membuahkan hasil," sebutnya.

Artikel terkait

Rekomendasi