Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan besar hingga akhir masa transaksi. Dilansir dari Investasi, indeks acuan pasar modal domestik ini terkoreksi sebesar 101,28 poin atau merosot 1,70 persen ke level 5.839,78 pada penutupan perdagangan Kamis, 4 Juni 2026.
Kondisi pasar menunjukkan dominasi sentimen negatif yang cukup kuat sepanjang hari. Tercatat hanya ada 106 saham yang berhasil bergerak naik, sementara 623 saham mengalami penurunan, dan 85 saham lainnya bergerak stagnan.
Kemerosotan ini terjadi secara merata di seluruh sektor tanpa terkecuali. Seluruh indeks sektoral kompak bergerak ke zona merah menyusul pelemahan yang dialami oleh IHSG.
Sektor perindustrian menjadi penekan utama dengan penurunan terdalam mencapai 4,07 persen. Posisi ini diikuti oleh sektor properti yang melemah 3,28 persen, serta sektor barang konsumen non-siklikal yang merosot 2,36 persen.
Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia tetap berlangsung padat di tengah koreksi indeks. Volume perdagangan saham yang ditransaksikan hari ini menyentuh angka 38,73 miliar saham.
Secara keseluruhan, total nilai transaksi dari aktivitas pasar modal tersebut mencapai Rp 24,87 triliun. Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) memimpin jajaran top gainers LQ45 dengan penguatan 7,33 persen, disusul PT Alamtri Mineral Indonesia Tbk (ADMR) yang naik 5,75 persen.