Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka merosot tajam ke level 5.980,85 pada perdagangan Jumat, 22 Mei 2026 pukul 09.02 WIB. Dikutip dari Money, data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan indeks nasional tersebut mengalami pelemahan sebesar 1,87 persen.
Pergerakan indeks kemudian tertahan di kisaran 6.046,65 sampai 6.070,71 hingga pukul 09.26 WIB menurut data Stockbit. Posisi ini memperlihatkan nilai saham gabungan masih berada di bawah angka penutupan hari sebelumnya yang mencapai 6.094,9.
Kondisi suram ini dipicu oleh pelemahan yang terjadi pada seluruh indeks sektoral di bursa. Sektor energi, transportasi, infrastruktur, barang baku, barang konsumer primer, teknologi, serta perindustrian menjadi lini yang mengalami penurunan paling dalam sekaligus menghambat peluang indeks untuk bangkit.
Laporan perdagangan mencatat 473 saham bergerak melemah, sedangkan 74 saham berhasil menguat, dan 129 saham lainnya stagnan. Nilai transaksi di BEI pagi ini menyentuh Rp 940 miliar dengan total volume perdagangan mencapai 1,99 miliar saham.
Di tengah tekanan pasar, beberapa emiten dalam indeks LQ45 masih mampu mencatatkan penguatan nilai saham. Berikut adalah jajaran saham yang masuk dalam kategori top gainers hingga pukul 09.26 WIB berdasarkan data Stockbit:
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 1,83 persen ke Rp 2.220 per saham. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) menguat 0,96 persen ke Rp 7.850 per saham. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terangkat 0,65 persen ke Rp 1.540 per saham.
Sebaliknya, koreksi dalam juga menekan sejumlah saham unggulan lainnya pada jam yang sama. Berikut adalah daftar emiten yang mencatatkan penurunan terdalam atau top losers dalam indeks LQ45:
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melemah 10,65 persen ke Rp 478 per saham. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) turun 7,20 persen ke Rp 1.225 per saham. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) merosot 5,97 persen ke Rp 630 per saham.