Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertahan di zona merah hingga penutupan perdagangan sesi pertama siang ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI yang dikutip dari Investasi, indeks saham jatuh sebesar 3,76% atau terpangkas 2,52% menuju posisi 6.470,34 pada sesi I, Senin (18/5/2026).
Koreksi dalam ini dipicu oleh merosotnya seluruh indeks sektoral di bursa. Sektor barang baku mencatat penurunan terdalam hingga 8,14%, yang kemudian diikuti oleh sektor transportasi yang melemah 6,11%.
Sektor perindustrian juga mengalami penurunan sebesar 4,79%, disusul infrastruktur 4,16%, kesehatan 3,84%, serta keuangan yang merosot 3,80%. Selain itu, sektor barang konsumer non-primer melemah 3,44% dan sektor energi terpangkas 3,36%.
Sektor properti dan real estate turut mencatat penurunan sebesar 2,95%. Sementara itu, sektor teknologi mengalami pelemahan 2,84% dan sektor barang konsumer primer berkurang 2,60%.
Aktivitas perdagangan di BEI pada siang ini membukukan total volume saham mencapai 21,55 miliar. Nilai transaksi total yang tercatat pada sesi pertama ini menyentuh Rp 11,95 triliun.
Secara keseluruhan, terdapat 682 saham yang bergerak melemah, sedangkan 84 saham berhasil menguat, dan 52 saham lainnya bergerak stagnan.
Di tengah pelemahan indeks, beberapa saham di jajaran papan atas LQ45 mencatatkan koreksi tajam sekaligus penguatan terbatas. Informasi mengenai pergerakan saham-saham tersebut terangkum dalam tabel di bawah ini.
| Nama Perusahaan (Kode Emiten) | Perubahan Nilai | Harga per Saham | Kategori |
|---|---|---|---|
| PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) | -14,86% | Rp 3.150 | Top Loser |
| PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) | -12,09% | Rp 2.400 | Top Loser |
| PT Vale Indonesia Tbk (INCO) | -10,64% | Rp 5.250 | Top Loser |
| PT Astra International Tbk (ASII) | +1,30% | Rp 5.825 | Top Gainer |
| PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) | +1,27% | Rp 1.590 | Top Gainer |
| PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) | +0,73% | Rp 24.125 | Top Gainer |