Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup parkir di zona merah pada akhir sesi perdagangan. Indeks acuan pasar modal domestik ini mencatatkan koreksi sebesar 0,60% secara harian hingga berada di level 6.332,18.
Meski indeks keseluruhan melemah, sejumlah saham perbankan besar justru menunjukkan performa positif. Dilansir dari Keuangan, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan penguatan terbesar dengan kenaikan 2,91% secara harian menuju posisi Rp 4.250.
Pada perdagangan pagi, saham BMRI sebenarnya dibuka melemah 0,72% di harga Rp 4.120 dibanding pembukaan hari sebelumnya. Sepanjang sesi, saham ini sempat melesat hingga menyentuh Rp 4.270 yang menjadi posisi tertinggi sejak awal pekan.
Tren positif juga diikuti oleh saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang terangkat 1,32% secara harian ke level Rp 3.080. Catatan ini diraih setelah saham BBRI sempat dibuka melemah 1,6% di harga Rp 3.040.
Sementara itu, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menguat 1,31% ke level Rp 3.860. Saham BBNI dibuka melemah 1,55% di harga Rp 3.790 pada awal perdagangan, dan sempat menyentuh area tertinggi mingguan di Rp 3.870.
Saham perbankan berkapitalisasi besar lainnya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), turut menguat tipis 0,42% menjadi Rp 5.975. Pada pembukaan pagi hari, BBCA sempat terkoreksi hingga 2,88% di posisi Rp 5.900.
Pergerakan zona hijau juga dialami oleh emiten perbankan milik negara lainnya. Harga saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menanjak 1,41% secara harian menjadi Rp 1.795, dan saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik 1,17% secara harian ke harga Rp 1.300.
Dari sektor swasta, saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) membukukan lompatan harga yang cukup signifikan. Saham BDMN berhasil menguat sebesar 8,39% secara harian untuk berakhir di level Rp 4.780.
Kondisi berbeda melanda saham PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) yang harus terkoreksi 0,30% secara harian ke harga Rp 1.650. Penurunan yang lebih dalam dialami oleh saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) yang merosot sebesar 2,56% ke posisi Rp 3.050.