Indeks Dolar AS Menguat Dipicu Ketegangan Konflik Iran

Indeks Dolar AS Menguat Dipicu Ketegangan Konflik Iran

Indeks dolar Amerika Serikat melesat hingga melampaui angka 99,3 pada Kamis (28/5) seiring meningkatnya kekhawatiran inflasi dan suku bunga tinggi yang dipicu ketegangan geopolitik baru di Timur Tengah.

Kenaikan indeks mata uang tersebut bergerak mendekati level tertinggi dalam tujuh minggu terakhir, seperti dilansir dari Investasi pada Kamis (28/5). Lonjakan terjadi setelah munculnya laporan mengenai serangan terbaru yang diluncurkan otoritas Washington terhadap sejumlah fasilitas militer milik Teheran.

Aksi militer tersebut langsung mengaburkan prospek kesepakatan damai global. Hubungan bilateral kedua negara juga dilaporkan tetap berselisih terkait desakan Iran untuk mengontrol Selat Hormuz sekaligus mempertahankan kelangsungan program nuklir mereka.

Kondisi ekonomi domestik Paman Sam turut memengaruhi pergerakan pasar keuangan. Otoritas moneter setempat menegaskan bahwa penanganan gejolak harga masih menjadi fokus utama saat ini.

Di tengah situasi tersebut, pelaku pasar kini mengalihkan perhatian pada perilisan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi yang akan datang. Data tersebut bakal menjadi panduan krusial bagi arah kebijakan suku bunga komoditas global.

Perkiraan pelaku pasar saat ini menunjukkan ada probabilitas sekitar 50 persen bagi Bank Sentral Amerika Serikat untuk kembali menaikkan suku bunga acuan mereka pada bulan Desember mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi