Indeks Keyakinan Konsumen April 2026 Meningkat ke Level 123 Poin

Indeks Keyakinan Konsumen April 2026 Meningkat ke Level 123 Poin

Optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi Indonesia mengalami penguatan tipis pada April 2026, yang ditandai dengan kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) ke angka 123,0 poin. Dilansir dari Detik Finance, angka tersebut lebih tinggi dibandingkan perolehan pada bulan sebelumnya yang berada di level 122,9 poin.

Data yang dihimpun melalui Survei Konsumen Bank Indonesia ini menegaskan bahwa keyakinan masyarakat terhadap stabilitas ekonomi nasional masih berada pada zona optimis. Peningkatan IKK ini didorong oleh persepsi positif responden terhadap situasi ekonomi yang berjalan saat ini.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, memberikan penegasan mengenai faktor utama di balik pertumbuhan indeks tersebut. Kenaikan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) menjadi pilar utama dalam menjaga kepercayaan publik pada periode tersebut.

"Terjaganya keyakinan konsumen pada April 2026 terutama ditopang oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang tercatat sebesar 116,5, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 115,4," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan tertulis, Senin (11/5/2026).

Meskipun IKE mengalami pertumbuhan, komponen lain seperti Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tercatat sebesar 129,6 poin. Meski angka ini menunjukkan penurunan dari posisi bulan sebelumnya yang mencapai 130,4 poin, IEK terpantau masih tetap bertahan dalam kategori yang optimis.

Hasil survei Bank Indonesia menunjukkan bahwa seluruh kelompok pengeluaran masyarakat menunjukkan tren optimis pada April 2026. Pertumbuhan tertinggi tercatat pada kelompok masyarakat dengan pengeluaran di atas Rp4,1 juta hingga lebih dari Rp5 juta per bulan.

Berdasarkan profil demografi, responden pada rentang usia 20 hingga 30 tahun menjadi kelompok yang paling optimis dengan catatan indeks mencapai 130,4 poin. Secara geografis, pertumbuhan optimisme paling signifikan terlihat di tiga kota besar, yakni Pontianak, Bandar Lampung, dan Surabaya.

Sementara itu, tren penurunan indeks terjadi pada beberapa wilayah di Indonesia. Bank Indonesia mencatat penurunan angka keyakinan konsumen tersebut terjadi di antaranya pada kota Medan, Mataram, serta Banjarmasin.

Artikel terkait

Rekomendasi