Inflasi AS Tekan Rupiah ke Rp17.500 dan Dongkrak Harga Bitcoin

Inflasi AS Tekan Rupiah ke Rp17.500 dan Dongkrak Harga Bitcoin

Lonjakan inflasi energi di Amerika Serikat sebesar 17,9 persen memicu tekanan terhadap nilai tukar Rupiah hingga menembus angka Rp17.500 per dolar AS pada Rabu (13/5/2026). Gejolak ekonomi ini dipicu oleh rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) yang menunjukkan kenaikan biaya hidup signifikan di negara tersebut.

Data dari Investasi mencatat biaya bahan makanan rumah tangga di AS mengalami kenaikan bulanan terbesar sejak Agustus 2022 dengan angka 0,7 persen. Kondisi ini berbanding terbalik dengan upah riil pekerja yang turun 0,5 persen akibat tingginya biaya energi.

Analis Reku, Fahmi Almuttaqin, memantau pasar saham bereaksi negatif dengan jatuhnya indeks Nasdaq hampir 2 persen. Dampak serupa terlihat pada sektor pertambangan kripto di mana saham MARA turun 5 persen, CleanSpark merosot 5,8 persen, dan Riot melemah 3,2 persen.

"Bitcoin sempat swing higher sesaat setelah data CPI dirilis, bergerak searah dengan yield Treasury, bukan searah dengan Nasdaq. Ini menyoroti perilaku harga yang semakin relevan sebagai instrumen diversifikasi," jelas Fahmi Almuttaqin, Analis Reku, dalam keterangannya pada Rabu (13/5/2026).

Hingga Kamis (14/5/2026) sore pukul 16.30 WIB, harga Bitcoin mampu bertahan di level US$ 79.787,3 atau mencatat penguatan 6,6 persen dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Fenomena ini mengindikasikan adanya perpindahan kapital dari aset altcoin menuju Bitcoin yang dinilai sebagai pelindung nilai internal.

Tekanan ekonomi di Indonesia diprediksi akan berlanjut seiring kenaikan harga minyak mentah Brent yang berisiko memperlebar defisit APBN akibat ketergantungan impor BBM. Posisi dolar AS diperkirakan tetap kuat jika The Fed menunda pemangkasan suku bunga hingga 2027.

Pelaku pasar saat ini menunggu pergantian kepemimpinan bank sentral AS pada Jumat (15/5/2026). Kevin Warsh dijadwalkan menggantikan Jerome Powell sebagai ketua The Fed pertama yang secara terbuka memiliki investasi pada aset kripto.

Artikel terkait

Rekomendasi