Arus modal dari investor asing komoditas global kembali membanjiri pasar saham Argentina pada Juni 2026 seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi kenaikan status negara tersebut dalam indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Dilansir dari laporan Bloomberg dalam Clarín, aliran dana ke ETF Global X MSCI Argentina melonjak hingga 63 juta dolar AS sepanjang tahun ini setelah para pemodal luar negeri mengantisipasi tinjauan berkala dari MSCI. Kenaikan kelas dari status saat ini, yaitu standalone, diproyeksikan mampu memicu masuknya investasi otomatis dari dana pasif internasional hingga mencapai 5.000 diplomasi dolar.
Sektor energi dan minera menjadi motor utama daya tarik tersebut, dengan performa indeks bursa S&P Merval melonjak hampir 10 persen pada Mei dalam denominasi dolar AS. Perusahaan keluarga milik miliarder Stanley Druckenmiller, Duquesne Family Office, dilaporkan telah membeli saham YPF senilai 128 juta dolar AS pada kuartal pertama seiring dengan rekor produksi minyak di ladang shale gas Vaca Muerta.
Tren positif ini diperkuat oleh panduan analisis dari lembaga keuangan besar Wall Street. Lembaga seperti Morgan Stanley, UBS, Goldman Sachs, JPMorgan, dan Citigroup tercatat aktif mengambil posisi pada portofolio saham lokal maupun perusahaan energi terkemuka Argentina seperti Vista Energy.
Ketua Komite Organisasi Kongres Tahunan Institut Eksekutif Keuangan Argentina (IAEF), Pablo de Gregorio, menegaskan bahwa indikator fundamental ekonomi domestik saat ini telah memenuhi syarat kualifikasi untuk melompat dua tingkat dari status standalone.
"Están dadas las condiciones para que eso suceda y pasemos a ser un mercado emergente..." kata Pablo de Gregorio, Ketua Komite Organisasi IAEF kepada BAE Negocios.
De Gregorio menambahkan bahwa selain perbaikan fiskal, posisi geografis Argentina yang jauh dari zona konflik geopolitik global, seperti perang di Ukraina atau ketegangan di Timur Tengah, memberikan keunggulan kompetitif yang masif bagi stabilitas investasi.
"La historia crediticia de la Argentina no es algo bueno para contar y el mercado lo entiende. Estar en estos niveles es muy bueno, nos queda trabajo por hacer, pero el mercado todavía sigue viendo posibilidades de riesgo en algún momento no muy lejano." lanjut Pablo de Gregorio, Ketua Komite Organisasi IAEF.
Pihak perbankan global turut melihat adanya pergeseran struktural di mana ketersediaan komoditas fisik seperti litium, tembaga, dan pangan kini menjadi instrumen strategis utama dunia untuk menopang infrastruktur kecerdasan buatan.
Chief Economist untuk Amerika Selatan di JPMorgan Chase, Diego Pereira, menyatakan bahwa keberhasilan penyesuaian defisit fiskal oleh pemerintahan Presiden Javier Milei yang berlangsung cepat di tengah siklus politik telah melampaui ekspektasi pasar keuangan global.
"Lo que se va a decidir en los próximos trimestres es si Argentina es un trade o si es una inversión" ujar Diego Pereira, Chief Economist untuk Amerika Selatan di JPMorgan Chase saat diwawancarai El Cronista.
Kendati demikian, lembaga finansial internasional tetap memberikan catatan kritis bagi pemulihan ekonomi Argentina. JPMorgan mengingatkan bahwa ketersediaan sumber daya alam melimpah tidak akan cukup tanpa dibarengi kepastian hukum, prediktabilitas regulasi, serta penyelesaian pembatasan nilai tukar (cepo) guna mengonversi potensi tersebut menjadi investasi riil jangka panjang.