Investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net foreign sell pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp2,32 triliun di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2 hingga 5 Juni 2026.
Aksi lepas saham oleh pemodal internasional tersebut menjadi yang terbesar di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merosot sebesar 8,69 persen pada pekan yang sama.
Berdasarkan laporan BEI yang dihimpun melalui data Stockbit, tekanan jual massal ini berdampak langsung pada koreksi harga saham blue chip BBCA sebesar 11,74 persen menjadi Rp5.075 per lembar saham.
Secara keseluruhan, pasar saham domestik mengalami tekanan hebat dengan total nilai penjualan bersih oleh investor asing mencapai Rp7,39 triliun dalam kurun waktu sepekan tersebut.
Selain menyasar BBCA, tren pelepasan aset oleh investor luar negeri juga melanda sejumlah emiten perbankan besar lainnya serta sektor infrastruktur dan energi.
Data menunjukkan bahwa emiten perbankan pelat merah seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turut bertengger dalam daftar sepuluh saham yang paling banyak dilepas.
Berikut adalah daftar lengkap sepuluh emiten dengan nilai penjualan bersih terbesar oleh investor asing sepanjang periode 2 hingga 5 Juni 2026:
| Peringkat | Nama Emiten (Kode) | Nilai Net Foreign Sell |
|---|---|---|
| 1 | PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) | Rp2,32 triliun |
| 2 | PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) | Rp2,01 triliun |
| 3 | PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) | Rp1,03 triliun |
| 4 | PT Astra International Tbk (ASII) | Rp407,1 miliar |
| 5 | PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) | Rp401,2 miliar |
| 6 | PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) | Rp283,1 miliar |
| 7 | PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) | Rp273,1 miliar |
| 8 | PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) | Rp266,4 miliar |
| 9 | PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) | Rp218,0 miliar |
| 10 | PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) | Rp182,1 miliar |