Jalan Raya Kali CBL Bekasi Longsor Lagi di Tiga Titik

Jalan Raya Kali CBL Bekasi Longsor Lagi di Tiga Titik

Jalan Raya Kali Cikarang Bekasi Laut atau CBL di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi kembali mengalami longsor di tiga titik sepanjang 12 kilometer. Kerusakan bertahap sejak Maret 2026 hingga Kamis (21/5/2026) ini mengakibatkan kendaraan roda empat sama sekali tidak dapat melintas.

Kondisi salah satu titik kerusakan tampak ambles parah hingga menyisakan jalur selebar 1,5 meter sepanjang 25 meter dari lebar awal enam meter. Pengendara motor harus melintas bergantian karena beton jalan retak dan turun ke sisi kali, seperti dilansir dari Megapolitan. Warga setempat memasang ban bekas dan kayu sebagai penanda keselamatan serta mengatur arus lalu lintas secara swadaya.

Longsor terbaru dilaporkan terjadi pada Rabu (20/5/2026) siang akibat struktur tanah yang labil dan terkikis aliran air.

"Kalau di titik ini, amblesnya baru jam 12.00 WIB kemarin. Sebelumnya pernah longsor seperti ini juga. Penyebabnya karena aliran air di kali atas sudah mentok, jadi airnya merembes ke sini," ujar Anen, warga sekitar.

Menurut keterangan saksi, tanah di sepanjang jalur tersebut memang tidak kokoh sehingga rentan ambruk secara mendadak.

"Di sini bekas longsor, di sana juga longsor. Ini karena tanahnya enggak kokoh, istilahnya labil, jadi ambruk sendiri. Untung pas kejadian enggak ada mobil lewat," kata Anen.

Kondisi jalan yang minim penerangan membuat warga khawatir akan potensi kecelakaan bagi pengendara yang belum mengetahui medan.

"Kalau enggak dijagain malah enggak bisa lewat karena saling serobot. Kalau mobil memang sudah enggak bisa lewat sama sekali," ujar Anen.

Sebelumnya, dua titik longsor lain sempat diperbaiki menggunakan urukan tanah dan batu, namun kembali rusak dalam waktu singkat.

"Apalagi kalau yang jarang lewat sini pasti kaget jalannya longsor. Di sini penerangannya juga kurang," katanya Anen.

Dampak kerusakan ini juga dikeluhkan oleh para pengguna jalan yang setiap hari melintasi rute tersebut.

"Kalau enggak pelan-pelan bawa motornya bisa oleng. Jalannya enggak rata begini. Jadi mengganggu banget," ujar Sada, pengendara motor.

Pengguna jalan mendesak adanya tindakan nyata dari pemerintah daerah demi keamanan transportasi publik.

"Pokoknya biar segera diperbaiki aja jalannya. Kalau bisa secara permanen diperbaikinya, biar enggak longsor terus," kata Sada.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln serta Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja belum memberikan keterangan resmi terkait pembenahan jalur tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi