Jasad seorang anak laki-laki bernama Afik yang hanyut di Sungai Ciliwung, Pancoran Mas, Depok, berhasil ditemukan di aliran sungai kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, pada Selasa (19/5/2026).
Operasi pencarian korban dilakukan selama dua hari sejak korban dilaporkan hilang terseret arus sungai yang deras pada Minggu (17/5/2026), seperti dilansir dari Megapolitan.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Depok, Denny Rumolo mengonfirmasi lokasi penemuan korban yang berjarak cukup jauh dari titik awal kejadian.
"Observasi sampai dengan ditemukan kurang lebih dua hari, di wilayah TB Simatupang," kata Denny Rumolo, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Depok.
Peristiwa tragis ini bermula ketika korban berenang menuju area tengah sungai dengan tujuan melepaskan kail atau alat pancing miliknya yang tersangkut. Rekan korban yang melihat kejadian tersebut segera berupaya mencari bantuan dari masyarakat sekitar.
"Korban tenggelam saat mengambil alat pancing, temannya meminta tolong kepada warga yang sedang memancing," kata Denny Rumolo, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Depok.
Upaya penyelamatan seketika oleh warga setempat tidak dapat dilakukan lantaran kondisi arus sungai yang sangat kencang. Selain itu, kedalaman volume air yang meningkat dan kondisi cuaca yang mulai gelap membuat warga tidak berani mengambil risiko untuk menyelami sungai.
Tubuh korban akhirnya ditemukan tersangkut di antara tumpukan sampah dalam posisi tertelungkup. Jasad tersebut ditemukan dalam kondisi fisik yang masih utuh setelah terbawa arus sejauh kurang lebih 24,5 kilometer dari lokasi awal tempatnya terseret.