Sebanyak tiga jemaah calon haji asal Kabupaten Blora dipastikan gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026 akibat kendala kematian dan regulasi pendampingan mahram. Pengurangan jumlah ini terjadi menjelang jadwal keberangkatan resmi yang dimulai pada Rabu, 6 Mei 2026.
Data dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blora menunjukkan bahwa dua jemaah meninggal dunia sebelum keberangkatan, sementara satu jemaah lainnya terpaksa menunda keberangkatan. Kepastian ini dikonfirmasi setelah adanya verifikasi akhir terhadap daftar manifes jemaah yang dilansir dari Cahaya.
Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Haji dan Umrah Blora, Dariyantik, memberikan penjelasan mendalam mengenai salah satu jemaah yang batal berangkat akibat wafatnya mahram yang seharusnya didampingi. Kondisi tersebut memaksa jemaah yang bersangkutan kembali ke daftar tunggu awal.
"Yang bersangkutan awalnya bisa berangkat lebih cepat karena penggabungan mahram mendampingi orangtuanya. Tapi karena yang didampingi meninggal maka porsinya kembali ke porsi awal sesuai tahun pendaftaran," jelas Dariyantik, Kasubbag TU Kantor Kementerian Haji dan Umrah Blora.
Keputusan tersebut berdampak pada posisi antrean jemaah yang bersangkutan, di mana ia harus mengikuti prosedur reguler kembali sesuai dengan tahun pendaftaran aslinya pada 2019. Dariyantik juga merinci identitas jemaah lainnya yang tidak dapat memenuhi panggilan ibadah haji tahun ini.
"Secara keseluruhan, terdapat tiga jemaah yang gagal berangkat, terdiri dari dua jemaah meninggal dunia dan satu jemaah yang kembali ke porsi awal keberangkatan," paparnya.
Adapun jemaah yang dinyatakan meninggal dunia adalah Sukarsih yang berasal dari Kecamatan Bogorejo serta Mujahid yang merupakan warga Kecamatan Cepu. Meski terdapat pembatalan, otoritas terkait tetap mempersiapkan keberangkatan bagi jemaah lainnya yang tersisa.
Secara total, terdapat 800 orang yang masuk dalam kuota pemberangkatan tahun ini, yang terdiri dari 796 jemaah calon haji dan didampingi oleh 4 orang petugas haji daerah. Seluruh rombongan asal Blora ini akan diterbangkan melalui Embarkasi Solo.
| Kelompok Terbang (Kloter) | Waktu Keberangkatan | Lokasi Pemberangkatan |
|---|---|---|
| Kloter 44 | 6 Mei 2026, 00.00 WIB | Pendopo Bupati Blora |
| Kloter 45 | 6 Mei 2026, 04.30 WIB | Pendopo Bupati Blora |
| Kloter 46 | 6 Mei 2026, 08.00 WIB | Pendopo Bupati Blora |
Proses mobilisasi jemaah dari Kabupaten Blora menuju asrama haji dilakukan secara bertahap dalam tiga gelombang keberangkatan pada hari yang sama. Keberangkatan kloter terakhir dijadwalkan bertolak dari pendopo kabupaten pada pagi hari guna mengejar jadwal penerbangan di Embarkasi Solo.