Dua Jemaah Haji Pamekasan Batal Berangkat Akibat Sakit

Dua Jemaah Haji Pamekasan Batal Berangkat Akibat Sakit

Dua calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, batal diberangkatkan ke tanah suci Mekkah akibat mengalami gangguan kesehatan pada Minggu (10/5/2026). Dilansir dari Cahaya, kedua jemaah tersebut tidak terdaftar dalam kelompok terbang (kloter) 73 yang dilepas dari Monumen Arek Lancor pukul 03.00 WIB.

Data yang dihimpun menunjukkan identitas kedua jemaah yang gagal berangkat tersebut adalah Suha (75) dan Mini (75). Kondisi kesehatan mereka dilaporkan menurun secara mendadak menjelang waktu keberangkatan yang telah dijadwalkan oleh panitia haji daerah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Pamekasan, Abdul Halim, mengonfirmasi pembatalan dua jemaah tersebut setelah menerima laporan medis mengenai kondisi fisik keduanya. Keputusan ini diambil demi keselamatan dan kelancaran ibadah para jemaah tersebut di Arab Saudi.

"Keduanya sakit dan tidak bisa dipaksakan untuk berangkat ke Mekkah," ungkap Abdul Halim, Kepala Kantor Kemenhaj Pamekasan.

Pihak keluarga sebelumnya telah menyampaikan informasi mengenai kondisi sakit tersebut sejak Jumat (8/5/2026). Berdasarkan rekomendasi tim medis, para jemaah disarankan untuk tidak memaksakan diri berangkat demi menghindari risiko kesehatan yang lebih berat.

"Tahun depan langsung berangkat," ucap Abdul Halim.

Status keberangkatan kedua jemaah tersebut saat ini bersifat ditunda dan mereka diprioritaskan untuk masuk dalam daftar pemberangkatan tahun depan. Abdul Halim menegaskan bahwa kedua warga Pamekasan tersebut tidak perlu melakukan proses antre dari awal lagi.

"Untuk yang berangkat sekarang ditargetkan tiba di asrama haji pukul 07.00 pagi," katanya.

Pelepasan kloter 73 akan segera diikuti oleh pemberangkatan kloter 74, 75, dan 76. Selain dua jemaah yang sakit, terdapat satu jemaah lain yang sempat mengalami kecelakaan namun akhirnya dinyatakan sembuh dan laik berangkat sebelum jadwal yang ditentukan.

"Keduanya sakit dan tidak bisa dipaksakan untuk berangkat ke Mekkah," ungkap Abdul Halim.

Sebanyak 1.384 jemaah asal Pamekasan dijadwalkan berangkat secara bertahap dalam empat kloter berbeda pada hari ini. Pihak Kemenhaj mengingatkan seluruh jemaah untuk terus memantau kondisi fisik selama proses perjalanan menuju asrama haji hingga ke tanah suci.

Artikel terkait

Rekomendasi