Kadin Soroti Fase Krusial PT Danantara Sumberdaya Indonesia

Kadin Soroti Fase Krusial PT Danantara Sumberdaya Indonesia

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyoroti fase awal operasional PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI. Periode tujuh bulan pertama dinilai menjadi masa krusial yang menentukan efektivitas tata kelola ekspor komoditas strategis nasional.

Seperti diberitakan oleh Suara, Pengurus Kadin Indonesia, Alexander Yahya Datuk, menyebutkan bahwa masa awal tersebut sangat penting untuk menyiapkan sistem. DSI dituntut bergerak cepat membangun platform serta infrastruktur operasional agar target dapat tercapai tepat waktu.

Manajemen DSI harus menghadapi tantangan transisi yang besar dalam mengesekusi konsep bisnis perusahaan. Kesiapan manajerial dalam membangun fondasi operasional yang kokoh akan menjadi penentu utama keberhasilan badan usaha milik negara tersebut.

"I Saya sangat berharap ini bisa jalan, challenge-nya sekarang adalah di 6 bulan pertama itu kan adalah periode evaluasi ya sama persiapan transisi sampai sistemnya sudah terbentuk, platformnya terbentuk berarti memang 7 bulan ke depan harus ada extra effort untuk memastikan platformnya siap, sistemnya siap, infrastruktur untuk bisa berfungsi sesuai dengan yang diharapkan," ujar Alexander di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Aktivitas pengumpulan data dan perancangan sistem kerja harus diselesaikan dengan cepat oleh manajemen. Pembentukan struktur kerja yang solid menjadi prasyarat mutlak sebelum DSI memegang peran besar dalam mengawasi arus ekspor komoditas nasional.

Waktu tujuh bulan dipandang cukup singkat untuk menyiapkan seluruh instrumen digital pendukung kerja. Oleh karena itu, sinergi dalam internal manajemen sangat dibutuhkan agar sistem pengawasan transaksi dapat berfungsi optimal ketika beroperasi penuh.

"Ini kan 7 bulan pertama ini sangat krusial karena itu adalah proses dimana pertama data collection, informasi data dan kedua mulai membangun platform atau sistem kerja perusahaan itu akan seperti apa, platformnya seperti apa," imbuhnya.

Seluruh jajaran pengurus perusahaan diminta memberikan dedikasi tertinggi selama masa peralihan ini. Langkah tersebut krusial agar tenggat waktu yang telah ditetapkan pemerintah dapat dipenuhi tanpa mengorbankan kualitas sistem.

"Dan itu 7 bulan itu bukan waktu yang lama itu cukup singkat sebenarnya untuk membangun platform seperti itu, jadi upayakan extra effort, manajemennya harus extra effort, kerja keras dan bisa deliver sesuai dengan target deadline yang diberikan. Platformnya sudah harus siap dan berfungsi dengan baik dan bertransaksi dengan efektif," bebenya.

Meski menghadapi tantangan infrastruktur, kehadiran BUMN baru ini dipandang sebagai momentum positif bagi perdagangan nasional. Optimalisasi fungsi lembaga ini diyakini mampu menekan potensi kerugian negara akibat penyelewengan laporan keuangan ekspor.

Penerapan model tata kelola terpusat seperti ini telah sukses dijalankan oleh berbagai negara maju. Strategi tersebut terbukti mampu mendongkrak transparansi perdagangan global sekaligus mengembalikan nilai ekonomi yang lebih besar ke dalam negeri.

Artikel terkait

Rekomendasi