KAI Jual 504 Ribu Tiket Kereta Api Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

KAI Jual 504 Ribu Tiket Kereta Api Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Mobilitas masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api mulai menunjukkan peningkatan signifikan menjelang periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus. PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan lonjakan pemesanan tiket yang cukup tinggi untuk keberangkatan pertengahan Mei ini.

Hingga Selasa, 12 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, tercatat sebanyak 504.655 tiket telah terjual untuk periode perjalanan 13 hingga 17 Mei 2026. Data ini sebagaimana dilansir dari Money yang merujuk pada catatan resmi perusahaan penyedia jasa transportasi rel tersebut.

Puncak arus keberangkatan sementara ini diperkirakan terjadi pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan total penjualan mencapai 126.831 tiket. Angka ini melampaui penjualan pada hari libur nasional Kamis, 14 Mei 2026 yang mencatatkan angka 113.807 tiket.

Antusiasme masyarakat juga terlihat pada momen cuti bersama Jumat, 15 Mei 2026 dengan penjualan 69.528 tiket. Sementara itu, arus balik diprediksi mulai menguat pada Minggu, 17 Mei 2026 dengan jumlah pemesanan mencapai 111.998 tiket.

Kota-kota yang memiliki daya tarik wisata dan kuliner menjadi tujuan utama para pelanggan kereta api selama periode long weekend ini. Yogyakarta kembali mengukuhkan posisinya sebagai destinasi yang paling banyak diminati oleh masyarakat.

“Perjalanan selama long weekend kali ini didominasi kota-kota yang identik dengan wisata, kuliner, dan suasana liburan yang nyaman dijangkau menggunakan kereta api,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.

“Kereta api masih menjadi pilihan masyarakat untuk menikmati libur panjang karena perjalanan terasa lebih santai dan praktis. Pelanggan bisa langsung tiba di pusat kota dan melanjutkan perjalanan wisata dengan lebih mudah,” lanjut Anne.

Data relasi perjalanan menunjukkan minat tinggi pada rute Yogyakarta-Gambir dengan 9.547 pelanggan dan arah sebaliknya sebanyak 8.612 pelanggan. Selain itu, rute antara stasiun Lempuyangan dan Pasarsenen mencatat total pergerakan lebih dari 15 ribu orang.

Peningkatan Kunjungan ke Semarang dan Bandung

Selain Yogyakarta, Semarang juga mengalami kenaikan volume penumpang yang cukup berarti. Relasi Semarang Tawang-Gambir mencatat 5.442 pelanggan, sementara rute sebaliknya diikuti oleh 5.108 pelanggan yang ingin menikmati suasana Kota Lama dan kuliner khas setempat.

Bandung tidak ketinggalan menjadi magnet bagi pelancong dengan total lebih dari 10 ribu pelanggan pada relasi Bandung-Gambir dan sebaliknya. Pergerakan antar kota lainnya seperti Pasarsenen-Yogyakarta dan Yogyakarta-Bandung juga terpantau sangat dinamis dengan angka rata-rata di atas 4.500 pelanggan.

“Ketersediaan tiket masih dapat dipantau melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya. Masyarakat dapat merencanakan perjalanan sejak dini agar liburan lebih nyaman dan pilihan jadwal perjalanan masih banyak tersedia,” tegas Anne.

Rangkaian libur panjang kali ini berlangsung selama empat hari, dimulai dari Libur Nasional Kenaikan Yesus Kristus pada Kamis, 14 Mei 2026. Pemerintah juga telah menetapkan Jumat, 15 Mei 2026 sebagai cuti bersama yang tersambung dengan libur akhir pekan hingga Minggu, 17 Mei 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi